Kulon Progo – MNnews // tengah khidmatnya suasana bulan Ramadan, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Munawir, S.Ag., melaksanakan pendampingan spiritual bagi warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Ibu Sukemi, Garang, Tawangsari, Pengasih pada Senin (09/03/26) jam 9.00 WIB dengan mengangkat tema ", Melakukan sesuatu hanya karena tidak omongan orang dan latah ikut apa yang menjadi trend tanpa melihat kemampuan adalah ciri orang yang tidak punya prinsip dan mudah diombang ambingkan situasi yang selalu berubah", jelas Munawir di hadapan para anggota PKH.
Seluruh anggota keluarga sebaiknya dibiasakan untuk mengedepankan prioritas kebutuhan daripada keinginan yang sekedar ingin biar dibilang tidak ketinggalan zaman.
Sebagai Pendamping dari PKH hadir Ibu Emi Listiawati, S.Pd yang turut membersamai pertemuan itu dan merekapitulasi dan memastikan sampainya bantuan sosial kepada yang berhak
Menanggapi kolaborasi antara Penyuluh Agama dan program PKH ini, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I, M.S.I, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Beliau menegaskan pentingnya asupan spiritual bagi penguatan ekonomi keluarga: "Kami sangat mendukung sinergi antara penyuluh dengan pendamping PKH. Ketahanan ekonomi harus dibarengi dengan ketahanan mental dan spiritual. Dengan memahami hakikat kepemilikan secara agama, keluarga-keluarga kita di Pengasih diharapkan tidak hanya kuat secara finansial, tetapi juga memiliki jiwa yang tenang dan ridha terhadap ketetapan Allah."
Peserta Kegiatan pendampingan antusias dengan menanggapi materi yang disampaikanini pemateri.
Muhammad Musodiqin









.gif)

Posting Komentar