Kulon Progo – MNnews // Dalam upaya mewujudkan keluarga yang tangguh secara spiritual maupun ekonomi, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih bersinergi dengan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) menggelar kegiatan pendampingan Pusaka Sakinah. Acara ini berlangsung di kediaman Ibu Supartini, Gletak, Kedungsari, Pengasih, pada Selasa (24/02/26).
Dengan datangnya bulan suci Ramadhan, Muhammad Musodiqin, S.Sos., selaku Penyuluh Agama, memberikan pembekalan ruhani mengenai keutamaan bulan Ramadhan. Beliau menekankan pentingnya memaksimalkan setiap fase di bulan mulia tersebut. "Ramadhan bukan sekadar menahan lapar, melainkan perjalanan transformasi spiritual. Sebagaimana hadits Nabi SAW yang artinya: "Awal bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, sedangkan akhirnya adalah terbebas dari neraka,'" papar Musodiqin di hadapan para peserta.
Tak hanya sisi spiritual, sisi ekonomi keluarga juga menjadi sorotan. Eny Puri Rahayu, selaku Pendamping PKH, memberikan edukasi mengenai manajemen keuangan melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).Fokus utama materi ini adalah mengajak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk melakukan: Satu; Perencanaan Anggaran: Mencatat pengeluaran agar dana bantuan tidak habis sia-sia. Dua; Skala Prioritas: Mendahulukan kebutuhan pokok daripada keinginan konsumtif. Tiga; Budaya Menabung: Membangun kemandirian finansial dan menghindari utang tidak produktif demi kesejahteraan jangka panjang.
Menanggapi kegiatan kolaboratif ini, dalam pernyataannya Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I, M.S.I, memberikan apresiasi mendalam. Beliau menegaskan bahwa ketahanan keluarga harus dibangun secara menyeluruh. "Kami sangat mendukung sinergi antara Penyuluh Agama dan Pendamping PKH ini. Program Pusaka Sakinah bukan hanya soal membimbing ibadah, tapi juga bagaimana membekali keluarga dengan manajemen hidup yang baik. Jika spiritualnya kuat dan ekonominya terencana, maka keluarga sakinah yang mandiri dan sejahtera bukan lagi sekadar impian, tapi kenyataan yang bisa kita wujudkan bersama." tegas Rangga.
Muhammad Musodiqin









.gif)

Posting Komentar