Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads ' alt='Header Ads'/> Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads

TNI Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Ganja di Perbatasan RI-PNG Boven Digoel

BOVEN DIGOEL –MNnews //  Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Statis RI-PNG Yonif 403/Wirasada Pratista kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah perbatasan. Prajurit dari Pos KM 42 berhasil menggagalkan upaya penyelundupan empat paket ganja kering seberat 2 Kilogram di Kampung Kanggup, Distrik Sesnuk, 
Kabupaten Boven Digoel, pada Sabtu (28/3/2026).

Kronologi Penangkapan
Kejadian bermula saat personel Satgas Pamtas menggelar aksi sweeping rutin yang dipimpin langsung oleh Danpos KM 42, Letda Inf Ryan Adriwijaya. 

Sekitar pukul 15.00 WIT, petugas menghentikan sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh dua orang pria berinisial CY (27) dan AS (24).
Kedua pelaku diketahui tengah dalam perjalanan dari arah KM 56 Distrik Sesnuk menuju Camp 19, Distrik Jair. 

Kecurigaan petugas terbukti saat dilakukan penggeledahan terhadap barang bawaan pelaku.
> "Dari pemeriksaan di lapangan, anggota menemukan empat paket daun ganja kering yang disembunyikan secara rapi di dalam sebuah ransel berwarna coklat," ujar Dansatgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 403/WP, Letkol Inf Moh Irwan Afandi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku mendapatkan ganja tersebut dari seorang warga negara Papua Nugini (PNG). Rencananya, narkotika golongan I tersebut akan dibawa menuju Kampung Bade, Distrik Edera, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua.
 Selatan untuk diperjualbelikan kembali.


Letkol Inf Moh Irwan Afandi menegaskan bahwa sweeping rutin merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas dan peredaran barang ilegal di wilayah perbatasan.
 
Tujuan Utama: Mengurangi peredaran narkotika yang merusak tatanan sosial dan ekonomi masyarakat.
 
 Kedua pelaku beserta barang bukti seberat 2 Kg ganja telah diserahkan kepada pihak kepolisian/pihak berwenang guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

Dengan keberhasilan ini, Satgas Yonif 403/WP berharap dapat memberikan efek jera serta memastikan wilayah perbatasan Indonesia tetap kondusif dan bersih dari ancaman narkoba.

Red

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama