Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads ' alt='Header Ads'/> Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads

LKP Faidlul Barokat Gelar Pelatihan Budidaya Cabe Jawa

Kulon Progo - MNnews // 
Cabe Jawa merupkan komoditas  salah satu rempah asli Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tanaman ini dimanfaatkan dalam berbagai industri, terutama obat tradisional, farmasi, serta sebagai bumbu masakan dan bahan campuran minuman herbal. Dari segi ekonomi, harga cabai jawa kering bisa mencapai Rp 90.000 per kilogram, jauh lebih tinggi daripada cabai biasa.

Salah satu peluang utama dalam pengembangan cabai jawa (Piper retrofractum) adalah permintaan pasar yang stabil, terutama dari industri jamu dan farmasi. Komoditas ini juga diekspor ke berbagai negara, termasuk Uni Emirat Arab, India, China, Nepal, Pakistan, Bangladesh, Jepang, Jerman, Malaysia, Vietnam, Inggris, dan Turki.

Pada hari Kamis 19 Februari 2026 Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mendapatkan Tanda Daftar Sumber Daya Genetik (SDG) Lokal dari Kementerian Pertanian untuk komoditas Cabe Jawa (Piper retrofractum) dengan nama Mekar Binangun. Penyerahan sertifikat dilakukan di Ruang Menoreh, Komplek Setda Kulon Progo.

LKP Faidlul Barokat menangkap peluang ini dengan mengadakan syawalan sekligus pelatihan, Siti Khotijah selaku panitia pelaksana mengajak kepada warga Kulon Progo maupun luar Kulon Progo untuk bisa bergabung dalam kegiatan pelatihan budidaya cabe jawa yang akan diselenggrakan pada hari Ahad 12/03/2026, bertempat di SD Grindang, Grindang, Hargomulyo, Kokap, Kulon Progo mulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB, dengan biaya pelatihan sebesar 100.000,- (seratus ribu rupiah) nara hubung: 08161650853 (Siti Khotijah).

Fasilitas yang didapatkan adalah konsumsi (minum, snack, makan siang), ilmu pelatihan (teknik membuat bibit  sampai perawatan cabe jawa pasca panen), praktek budidaya di lokasi kebun cabe jawa dan souvenir produk UMKM. Setelah dibekali ilmu pelatihan maka peserta dapat mempraktekkan dirumahnya masing-masing, serta diharapkan kedepannya dapat meningkatkan taraf hidup yang lebih baik.

Muhammad Musodiqin

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama