Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads ' alt='Header Ads'/> Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads

KUA Pengasih Edukasi Remaja Gebangan: Cegah Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini Demi Masa Depan Gemilang


 Kulon Progo – MNnews // Remaja Islam Masjid (RISMA) Al Huda, Gebangan, Pengasih mendapat pembekalan penting mengenai tantangan sosial masa kini. Kantor Urusan Agama (KUA)  Pengasih melalui Penyuluh Agama Islam, Luazizah, S.H.I, menggelar kegiatan intensif terkait bahaya pergaulan bebas dan dampak pernikahan dini pada Ahad sore (01/03/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Huda ini semakin berbobot dengan kehadiran mahasiswa KKN UNY Kampus Wates, yang turut mendampingi para remaja dalam sesi diskusi interaktif.

Dalam paparannya, Luazizah, S.H.I menekankan bahwa usia remaja adalah fase rentan yang membutuhkan pengawalan spiritual dan logika yang sehat. Beliau memaparkan risiko psikologis, kesehatan, hingga sosial yang diakibatkan oleh pergaulan bebas.
"Pergaulan bebas adalah pintu masuk berbagai persoalan pelik, termasuk pernikahan dini yang seringkali belum dibarengi kesiapan fisik maupun mental. Kami ingin adik-adik di RISMA Al Huda memahami bahwa menunda pernikahan hingga usia matang adalah bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri dan calon keluarga kelak," jelas Luazizah.

Edukasi ini sejalan dengan misi Keluarga Sakinah Maslahah, di mana fondasi keluarga yang kokoh hanya bisa dibangun oleh individu yang matang secara ilmu dan karakter.

Inisiatif ini disambut hangat oleh pihak Takmir Masjid Al Huda. Sukardi, selaku perwakilan takmir, menilai format kegiatan yang rileks namun berisi sangat efektif menyentuh psikologi remaja. "Ngobrol sore menjelang buka puasa dengan tema sosial yang dikemas gaya rileks seperti ini sangat bermanfaat bagi remaja Gebangan. Mereka mendapat pencerahan dan sudut pandang baru tentang bagaimana menyikapi pergaulan yang saat ini semakin bebas. Kami berharap acara ini berlanjut, agar teman-teman remaja tidak hanya ngaji kitab secara tekstual, tapi juga mampu 'ngaji' tema-tema sosial kekinian," ungkap Sukardi.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I, M.S.I, memberikan dukungan penuh atas langkah preventif yang dilakukan penyuluhnya di lapangan. Menurutnya, KUA memiliki tanggung jawab moral untuk menekan angka pernikahan dini melalui program Pusaka Sakinah.

"KUA Pengasih berkomitmen hadir membentengi generasi muda. Edukasi tentang bahaya pergaulan bebas dan pernikahan dini ini sangat vital untuk mencetak generasi yang cerdas dan memiliki perencanaan hidup yang maslahah. Sinergi dengan mahasiswa KKN UNY dan dukungan Takmir Masjid Al Huda adalah langkah nyata kami dalam mewujudkan ketahanan keluarga sejak dini," tegas Rangga.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat antara penyuluh, mahasiswa, dan pemuda-pemudi Gebangan.

Muhammad Musodiqin

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama