Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads ' alt='Header Ads'/> Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads

Sinergi KUA Pengasih dan PKH: Perkuat Spiritual dan Kesehatan KPM di Kedungsari


 Kulon Progo – MNnewe //  Kolaborasi lintas sektor terus diperkuat oleh KUA Pengasih demi mewujudkan ketahanan keluarga yang komprehensif. Melalui program Pusaka Sakinah (Pusat Layanan Keluarga Sakinah), KUA Pengasih bersinergi dengan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) menggelar pembinaan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Senin siang (23/02/2026).Kegiatan yang berlangsung di kediaman Bapak Tofan Kosige, Cumetuk, Kedungsari ini, menghadirkan dua narasumber yang mengupas tuntas kesiapan batin dan fisik masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan.


Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Musodiqin, S.Sos, dalam tausiyahnya menekankan pentingnya meluruskan niat dalam beribadah. Beliau mengutip hadis riwayat Bukhari dan Muslim sebagai pengingat bagi para peserta: "Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan: kebahagiaan saat berbuka, dan kebahagiaan saat bertemu dengan Tuhannya." Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, namun merupakan perjalanan spiritual untuk meraih kebahagiaan sejati, baik saat merayakan kemenangan di dunia maupun saat berjumpa dengan Allah SWT kelak," jelas Musodiqin di hadapan kelompok KPM PKH.

Sejalan dengan penguatan mental, Pendamping PKH, Eny Puri Rahayu, memberikan materi teknis mengenai upaya menjaga imunitas keluarga. Di tengah maraknya fenomena super flu, Eny mengajak warga untuk menerapkan pola makan tinggi nutrisi. Ia memaparkan daftar pangan fungsional yang wajib dikonsumsi, antara lain: Vitamin & Mineral: Jeruk, jambu biji, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Imun Booster: Bawang putih, jahe, sup ayam, serta yoghurt (probiotik). Pencegahan: Membatasi konsumsi gula dan lemak jenuh guna menghindari peradangan tubuh.

Menanggapi kegiatan ini, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I, M.S.I, memberikan pernyataan resmi terkait pentingnya integrasi layanan sosial dan keagamaan. "Sinergi antara Penyuluh Agama dan Pendamping PKH adalah langkah strategis dalam membangun keluarga sakinah yang paripurna. Ketahanan keluarga tidak hanya soal ekonomi dan spiritual, tapi juga kesehatan fisik. Kami berharap edukasi ini membuat masyarakat lebih siap dan sehat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan," pungkas Rangga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi role model kolaborasi positif dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di wilayah Kapanewon Pengasih.

Muhammad Musodiqin

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama