Kulon Progo, MNnews //;Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Pengasih melaksanakan kegiatan outbound dan river tubing di kawasan Watu Kapu, Wangen Polanharjo Klaten, pada Ahad (7/12/25). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk penguatan semangat kekompakan team dan sinergi layanan publik yang melibatkan seluruh pegawai KUA Pengasih.
Selain memperkuat tali silaturrahim antar pegawai, acara ini juga bertujuan untuk menyegarkan kembali pikiran setelah rutinitas pelayanan harian, sekaligus memupuk semangat kolaborasi dalam team.
Kegiatan ini menjadi lebih istimewa karena KUA Pengasih turut menggandeng Pondok Pesantren (Ponpes) Padi Sinau Bareng, Kroco Pengasih dalam agenda kebersamaan tersebut, menunjukkan komitmen KUA dalam membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.
Seluruh peserta tampak antusias mengikuti berbagai sesi permainan outbound yang menuntut kerja sama dan komunikasi efektif. Puncaknya adalah sesi river tubing menyusuri sungai di Watu Kapu tepatnya Kali Pusur Wareng, yang menjadi ajang menguji adrenalin dan kebersamaan team.
Ustadz Damiri, S.Th.I., M.Ag., Pengasuh Ponpes Padi Sinau Bareng, menyambut baik inisiatif KUA Pengasih untuk berkolaborasi dalam kegiatan non-formal ini. "Kami sangat mengapresiasi ajakan dari KUA Pengasih. Kegiatan kebersamaan seperti ini sangat penting untuk menjembatani komunikasi dan membangun sinergi antara lembaga pemerintah dan pondok pesantren. Melalui outbound ini, kami belajar bahwa kekompakan team adalah kunci sukses, baik dalam mengurus umat maupun dalam mendidik santri,” ujar Ustadz Damiri.
Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I.,M.S.I, juga menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan investasi penting bagi peningkatan kualitas pelayanan.
“Kegiatan outbound dan tubing ini bukan hanya rekreasi semata. Ini adalah upaya kami untuk membangun team yang semakin solid, responsif, dan adaptif. Dengan kekompakan yang terjalin erat, kami berharap pelayanan KUA Pengasih kepada masyarakat dapat semakin prima dan profesional,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pelibatan Ponpes Padi Sinau Bareng merupakan langkah nyata dalam membangun kemitraan strategis. “Kami ingin KUA tidak hanya berinteraksi dalam konteks birokrasi, tetapi juga aktif bersinergi dengan lembaga pendidikan keagamaan. Kebersamaan ini menunjukkan bahwa pelayanan publik dan pendidikan berjalan seiringan,” tutup Rangga.
Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh keakraban ini diharapkan dapat memberikan dampak positif teamwork yang solid, semangat kerja dan peningkatan kualitas pelayanan Prima.
Muhammad Musodiqin









.gif)

Posting Komentar