Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads ' alt='Header Ads'/> Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads

Ketahanan Keluarga; Pola Asuh Demokratis Kunci Keluarga Sakinah Melahirkan Generasi Berkualitas

Kulon Progo, MNnews // KUA Pengasih gandeng SD Negeri Pendem Sidomulyo, Pengasih, Kulon Progo, memperkuat peran wali murid melalui kegiatan pusaka sakinah yang digelar pada Selasa (9/12/25), ini berfokus pada pembahasan mendalam mengenai pola asuh anak yang ideal dalam ajaran Islam.


Kegiatan ini menghadirkan narasumber Yusma Alam Rangga H, S.H.I., M.S.I., selaku Kepala KUA Pengasih yang menekankan bahwa untuk menciptakan generasi berkualitas, pola asuh harus didasarkan pada penanaman akidah dan ibadah sejak dini. Hal ini menjadi fondasi utama dalam membentuk anak keturunan yang sholeh dan sholehah.

"Jika anak tidak mau melaksanakan kewajiban, pendekatan yang harus dilakukan orang tua adalah bertahap, bijaksana, dan sabar" jelas Rangga. Tiga langkah utama yang disarankan adalah penyampaian dengan Hikmah (kebijaksanaan), dilanjutkan dengan Mauidhoh Hasanah (nasehat yang baik), dan ditutup dengan diskusi yang baik bersama anak.


Dalam sesi tersebut, Rangga menyoroti tiga pola asuh yang membentuk karakter anak:

Satu, Otoriter (Harus Dihindari): Ditandai dengan terlalu mengendalikan anak, hukuman fisik, dan suka membentak. Pola ini berpotensi menjadikan anak tertekan dan pemarah.


Dua, Permisif (Harus Dihindari): Dicirikan dengan memanjakan, mudah mengalah, dan tanpa aturan yang jelas. Pola ini akan menghasilkan anak yang cenderung memaksakan kehendak dan kurang kontrol diri.


Tiga, Demokratis (Direkomendasikan): Ditandai dengan mendengarkan anak, membuat aturan yang konsisten, dan mengkritik perilaku, bukan karakter anak. Pola ini menghasilkan anak yang percaya diri, mandiri, dan bertanggung jawab.


Bapak ibu Wali murid serta bapak ibu guru yang hadir sangat berkesan atas apa yang disampaikan oleh Kepala KUA tentang pola asuh anak. Selain itu juga ada pembagian doorprize bagi yang bisa menjawab kuis dari materi yang disampaikan. "Saya sangat berkesan dan mengucapkan terima kasih atas penyampaian ilmu yang disampaikan bapak Rangga tentang pola asuh anak yang baik, harus yg demokratis bukan otoriter ataupun permisif, sehingga orang tua bisa mewujudkan cita-cita atau harapan keluarga mendidik putra putri menjadi sesuai harapan" Ujar Sarijo, salah satu peserta yang hadir. 


Rangga menyatakan pentingnya sinergi ini dalam membina ketahanan keluarga di wilayahnya.

"KUA memiliki tanggung jawab moral untuk membina ketahanan keluarga. Pola asuh Islami yang disampaikan hari ini adalah investasi jangka panjang kita dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia," ujar Rangga.

"Kami siap mendukung sekolah-sekolah yang ingin memperkuat peran orang tua melalui pendidikan agama."


Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi wali murid SDN Pendem Sidomulyo dalam mencapai cita-cita Keluarga Sakinah dan mencetak generasi penerus bangsa yang unggul.


Muhammad Musodi


 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama