Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads ' alt='Header Ads'/> Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads

Agus Joko Kriswanto, Exsekutif, Legislatif dan Jurnalis Gunungkidul Harus Bersinergi Untuk Gunungkidul Raya


 Gunungkidul, MNnews | Politikus dari fraksi PDIP, Agus Joko Kriswanto mengatakan, Eksekutif, Legislatif dan Jurnalis harus bersinergi menyamakan persepsi serta visi misi yang sama untuk membangun Gunungkidul raya. Agus Joko Kriswanto yang lebih akrab disapa Agus Goplo iini menyampaikan pendapatnya dalam sebuah forum silaturahmi dan ramah tamah bersama awak media Gunungkidul. 

Acara berlangsung di rumah bapak Gidion Suprapto di Randukuning, Selang, Wonosari, pada hari Selasa,3 Juni 2025 malam. 


Hadir dalam acara ramah tamah ini antara lain, Agus Joko Kriswanto, anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul dari fraksi PDIP, Sulistiyono, mas Danang dan para jurnalis Gunungkidul yang tergabung dari beberapa Asosiasi dan Paguyupan Wartawan.


Dalam sambutanya, Agus Joko Kriswanto mengatakan, tema kita dalam pertemuan malam ini, selain untuk silaturahmi, juga ingin mengajak teman teman media untuk ikut membantu pemikiran, ide ide/gagasan serta suport  dalam penyelenggaraan Pemerintahan Gunungkidul.Saya selaku anggota dewan, sebagai wakil rakyat yang sekaligus dalam kontestasi Politik tahun 2024 menjadi relawan Endah - Joko, berharap, dengan Pemerintahan yang baru ini, untuk bersama sama saling mendukung,agar Pemerintahan bisa berjalan dengan baik dan lebih  maju dibandingkan dengan sebelumnya. Tanpa harus saling menjelekan satu dengan lainya, karena tidak ada Pemerintahan yang sempurna.Pasti ada kekurangan dan kelebihan ya, terang Agus. 


Kesempurnaan bisa tercipta kalau ada dukungan maksimal dari semua pihak, termasuk wartawan. Tujuan kita untuk maju pembangunannya bisa menambah dan memperbaiki dalam Pemerintahan yang akan datang. Selaku wakil rakyat dari Legislatif dan eksekutif bersama media bisa bersinergi dengan baik. Sebagaimana yang pernah disampaikan oleh ibu Bupati Gunungkidul, beliau ingin semua elemen berada diposisi masing masing, baik itu  ASN, Media, APH, LSM maupun anggota Dewan.


Akan kita mulai dengan menempatkan diri sesuai porsi dan profesi masing masing. Jika ada masalah dalam Pemerintahan, jangan buru buru menjustice/menghakimi sepihak, tapi perlu duduk bersama, klarifikasi agar mendapatkan solusi yang baik harap Agus. Mari kita ciptakan komunikasi yang baik antara media dengan Pemerintah yang baru ini. Kita akan selalu membuka pintu jika harus berdiskusi dan mencari solusi, jika Pemerintah ada sesuatu yang dianggap masalah.


Sementara itu selaku tuan rumah, bapak Gidion Suprapto, selain mengucapkan terimakasih atas kehadiran rekan rekan wartawan, beliau juga berharap, kita memiliki visi dan misi serta semangat yang sama untuk membangun Gunungkidul yang lebih baik. Kami bukan tembok, kami tidak pernah menghalangi atau menutup diri dengan rekan rekan wartawan, justru kami adalah pintu yang terbuka buat media. Karena kami Yaqin bahwa Wartawan adalah sebagai kontrol bagi Pemerintah. Kami tetap membutuhkan peran serta media dalam membangun komunikasi positif dan ada sinergi yang baik.


Dalam kesempatan tersebut, diberikan waktu buat para jurnalis untuk menyampaikan aspirasi atau uneg uneg agar ada keterbukaan dalam menjalin kemitraan. Sehingga ada beberapa awak media yang menyampaikan uneg unegnya. Seperti Sunawan dari Warta Jogja. Dia punya harapan agar Pemerintah yang baru, dibawah kepemimpinan Bu Endah dan pak Joko, memberikan ruang khusus bagi wartawan Gunungkidul, seperti dibuatkan *MEDIA CENTRE*. Sehingga para awak media ini bisa benar benar diperhatikan oleh Pemerintah,karena kontribusinya media dalam membangun Gunungkidul,dengan memberikan edukasi positif maupun menyampaikan informasi program program Pemerintah kepada masyarakat Gunungkidul, mendapat perhatian dan penghargaan setimpal dari Pemerintah. Setidaknya dengan adanya Media Center akan menjadi CENTRAL tempat berkumpulnya para wartawan yang tentu juga ingin berpartisipasi dalam pembangunan Gununkidul. Selama ini, terus terang dengan banyaknya wartawan dan asosiasi atau Paguyupan media, kami merasa masih adaperlakuan dan  geb atau anak mas dan anak tiri yang dilakukan oleh Pemerintah sebelumnya, dalam hal ini oleh Kominfo.


(Penulis: Wajiyo)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama