Bekasi, MNnews | Pergerakan kendaraan menuju arah timur terpantau merayap di ruas Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Layang MBZ pada Jumat malam, 28 Maret 2025. Kondisi ini terjadi seiring puncak arus mudik Lebaran 1446 H yang jatuh pada H-3 sebelum Idulfitri.
Jasa Marga memprediksi jutaan kendaraan keluar dari wilayah Jabodetabek untuk melakukan perjalanan ke berbagai daerah. Untuk mengurai kepadatan, Polri telah memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) dari Kilometer (KM) 70 hingga KM 414 serta contra flow dari KM 47 hingga KM 70.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo menyatakan bahwa peningkatan volume kendaraan terus terjadi. Berdasarkan data shift 1 pada 28 Maret 2025, tercatat sebanyak 44.289 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju Trans Jawa.
“Total volume kendaraan yang melewati GT Cikampek Utama ini meningkat 388,79% dibandingkan lalu lintas normal yang hanya sebanyak 9.061 kendaraan,” ujar Ria.
Dengan lonjakan signifikan ini, pemudik diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, dan memanfaatkan informasi terkini guna menghindari kemacetan yang lebih parah.
Kepala Biro Wartawan Jawa Barat, Mitra Negara news, Haris Pranatha









.gif)

Posting Komentar