Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads

HUT RI ke-81, DPD PAN Trenggalek: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Kesejahteraan Rakyat


 TRENGGALEK —MNnews  // Semangat kemerdekaan tidak cukup dirayakan dengan upacara dan kegiatan seremonial semata. Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan sejatinya harus menghadirkan kehidupan yang lebih sejahtera bagi seluruh rakyat.


Pesan tersebut ditegaskan Ketua DPD PAN Trenggalek, Dr. H. Suli Da’im, M.M. Menurutnya, hal itu sejalan dengan semangat yang terus didorong Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, agar PAN tidak hanya hadir saat momentum politik, tetapi senantiasa berada di tengah masyarakat melalui gerakan nyata.

“Gerak Cepat Bantu Rakyat” menjadi spirit yang diusung DPD PAN Trenggalek untuk menghadirkan kepedulian yang langsung dirasakan masyarakat.

“PAN harus hadir di tengah masyarakat, mendengar persoalan mereka dan bergerak membantu sesuai kemampuan yang kita miliki. Semangat kami sederhana, yakni gerak cepat bantu rakyat,” ujar Suli Da’im di Trenggalek, Selasa (19/8).

PANSAR Murah, Simbol Keberpihakan

Salah satu wujud kepedulian tersebut diwujudkan melalui PANSAR Murah, program sosial berupa bazar kebutuhan pokok dengan harga sangat terjangkau. Program ini membawa pesan bahwa partai ingin ikut meringankan beban masyarakat, khususnya ketika kebutuhan pokok masih menjadi perhatian utama keluarga.

Menurut Suli Da’im, PANSAR Murah bukan sekadar kegiatan menjual sembako murah, melainkan simbol keberpihakan dan kepedulian politik PAN terhadap persoalan ekonomi masyarakat.

“Ketika harga kebutuhan pokok menjadi beban bagi keluarga, maka partai harus hadir. PANSAR Murah adalah bagian dari ikhtiar PAN untuk meringankan beban masyarakat sekaligus membangun kedekatan dengan rakyat,” katanya.

Kemerdekaan dan Swasembada Pangan

Memasuki 81 tahun Indonesia merdeka, Suli Da’im menilai perjuangan bangsa kini memasuki babak berbeda. Jika dahulu kemerdekaan diperjuangkan untuk membebaskan bangsa dari penjajahan, maka saat ini tantangannya adalah membebaskan rakyat dari kemiskinan, ketergantungan pangan, dan kesenjangan ekonomi.

“Di 81 tahun Indonesia merdeka, akhirnya kita sampai pada titik bagaimana mengantarkan bangsa ini bebas dari ketergantungan, mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyat sendiri, dan mewujudkan swasembada pangan,” tuturnya.

Swasembada pangan, lanjut dia, bukan hanya soal produksi, tetapi menyangkut kedaulatan bangsa. Petani harus mendapat kepastian pasar, masyarakat memperoleh pangan dengan harga terjangkau, sementara negara memiliki kemampuan menjaga ketersediaan pangan nasional.

Rangkaian HUT RI dan HUT PAN ke-28

Dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI sekaligus HUT PAN ke-28, DPD PAN Trenggalek menyiapkan sejumlah kegiatan yang memperkuat kebersamaan kader sekaligus memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi:
1. Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kantor DPD PAN Trenggalek sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan. 2. Pembagian paket sembako kepada 900 relawan sebagai bentuk apresiasi kepada relawan yang selama ini menjadi bagian penting kerja-kerja sosial dan politik PAN. 3. Tasyakuran dan santunan anak yatim yang akan dilaksanakan pada 23 Agustus 2026 di Kantor DPD PAN Trenggalek. 
Suli Da’im menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun tradisi politik yang dekat dengan masyarakat.

“Ulang tahun PAN bukan hanya tentang bertambahnya usia organisasi. Ini harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bahwa PAN akan terus hadir dan bekerja bersama rakyat,” tegasnya.

Politik yang Memberi Manfaat

Suli Da’im menambahkan, PAN ingin membangun wajah politik yang tidak berjarak dengan masyarakat. Politik harus menjadi instrumen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama kelompok yang membutuhkan keberpihakan.

“Politik tidak boleh hanya berbicara tentang kekuasaan. Politik harus berbicara tentang bagaimana kekuasaan digunakan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Karena itu, kami ingin PAN di Trenggalek benar-benar hadir, peduli dan bergerak bersama rakyat,” ujarnya.

Dengan semangat “Gerak Cepat Bantu Rakyat”, DPD PAN Trenggalek berkomitmen menjadikan kepedulian sosial bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan bagian dari budaya politik yang terus tumbuh — politik yang dekat dengan rakyat, mendengar suara rakyat, dan bekerja untuk kepentingan rakyat.

Muh Nurcholis

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama