Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads

Beredar Vidieo Sebuah Mobil Diduga Milik (Meldi Tengkajau) Gunakan Tangki Siluman Meledak di SPBU Batu Nanta Belimbing Kabupaten Melawi, Warga Sekitar : Soroti Keserakahan Pengantri BBM Lemahnya Pengawasan Pihak Kepolisian



 MELAWI, KALBAR
MNnews  // Viral vidieo insiden ledakan sebuah mobil dikabarkan sebuah mobil yang diduga milik (Meldi Tengkajau) menggunakan tangki modifikasi atau tangki siluman saat mengantre bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Batu Nanta Belimbing, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, menuai sorotan warga sekitar.

Peristiwa yang disebut terjadi pada
Senin,12/10/2026 pukul,(10.32) tersebut menimbulkan keresahan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar SPBU. Namun, kronologi lengkap kejadian, penyebab ledakan, serta dugaan penggunaan tangki modifikasi masih memerlukan konfirmasi dari pihak terkait.

Salah seorang warga yang tinggal di sekitar SPBU mengaku kecewa dengan kondisi distribusi BBM yang dinilainya merugikan masyarakat setempat. Warga tersebut juga menyampaikan keberatan atas dugaan, adanya kendaraan dari luar wilayah yang mendapatkan BBM, sementara masyarakat sekitar justru kesulitan memperolehnya.

"Saya yang tetangga SPBU kena imbasnya. Saya akan tuntut mereka yang serakah dengan minyak. Kita yang tetangga SPBU sulit mendapatkan minyak ini. Ini karmanya," ujar 
seorang narasumber kepada wartawan, 
Selasa, (13/10/2026), yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kekecewaan serupa disampaikan warga lainnya.Mereka mempertanyakan pengawasan terhadap penyaluran BBM di SPBU tersebut, termasuk dugaan adanya kendaraan yang menggunakan tangki modifikasi untuk mengisi BBM dalam jumlah tertentu.

Warga berharap aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait melakukan pemeriksaan, secara menyeluruh guna memastikan apakah terdapat pelanggaran dalam proses pengisian maupun penyaluran BBM bersubsidi.

*Warga Minta Pengawasan Diperketat*

Selain menyoroti dugaan penggunaan tangki siluman, warga juga meminta agar aturan yang diberlakukan Pemerintah Kabupaten Melawi terkait sistem pelat nomor ganjil-genap dan larangan penggunaan, tangki modifikasi benar-benar diawasi serta diterapkan secara konsisten.

Menurut warga, pengawasan yang efektif diperlukan agar distribusi BBM dapat berlangsung secara tertib dan masyarakat setempat memperoleh akses yang lebih adil terhadap bahan bakar.

Mereka juga meminta pihak berwenang menelusuri dugaan pelanggaran apabila ditemukan kendaraan yang tidak sesuai ketentuan dalam proses pengisian BBM di SPBU tersebut.

*Pengelola SPBU Belum Memberikan Tanggapan*

Sementara itu, pihak pengelola SPBU Batu Nanta telah dimintai konfirmasi oleh awak media ,melalui via whatshaf terkait, insiden yang dikabarkan terjadi serta berbagai keluhan warga mengenai pelayanan dan pengawasan pengisian BBM.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi tersebut.

Warga berharap PT Pertamina dan instansi terkait segera melakukan evaluasi, serta mengambil tindakan sesuai ketentuan apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran.

Masyarakat juga mendesak agar dugaan penggunaan tangki modifikasi dan pelaksanaan aturan ganjil-genap di SPBU wilayah Kabupaten Melawi ditindaklanjuti secara transparan.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan, status kendaraan yang terlibat, serta ada atau tidaknya pelanggaran dalam penyaluran BBM masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi pihak berwenang.

*Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pengelola SPBU, Pertamina, pemerintah daerah, serta pihak-pihak terkait demi keberimbangan pemberitaan.

Minho

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama