Hari Keenam Pencarian, Santri Asal Kediri yang Terseret Ombak di Pantai Pangi Ditemukan Meninggal Dunia


 BLITAR – MNnews  // Setelah enam hari pencarian intensif, korban kecelakaan (laka) laut di Pantai Pangi, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (16/6/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB.


Korban berinisial MH (9), yang merupakan warga Desa Kemendung, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, ditemukan terdampar di kawasan pesisir Pantai Umbul Waru, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung. Lokasi penemuan ini berjarak sekitar 3 kilometer arah timur dari tempat kejadian perkara (TKP) awal, atau tepatnya sekitar 100 meter dari area air terjun Umbul Waru.

Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saeful Muheni, membenarkan penemuan jasad bocah malang tersebut. Menurutnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh tim penyisir darat gabungan yang tengah melakukan pencarian di sisi timur dan barat kawasan Umbul Waru.

"Korban ditemukan tersangkut di antara tebing dan karang. Akibat medan tebing yang cukup sulit dan terjal, proses evakuasi hingga berhasil diangkat ke atas membutuhkan waktu hampir satu jam," ujar Aiptu Saeful Muheni.

Pasca-evakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk dilakukan pemeriksaan luar (visum) dan identifikasi. Pada pukul 21.00 WIB, melalui pencocokan bersama pihak keluarga, jenazah dipastikan kuat merupakan korban MH yang selama ini dicari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban diduga kuat meninggal dunia akibat tenggelam. Kondisi tubuh korban sudah mengalami pembusukan lanjut serta kerusakan parah di beberapa bagian yang diperkirakan akibat faktor alam dan gesekan dengan batu karang selama enam hari terombang-ambing di laut.

Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah dan secara resmi menolak untuk dilakukan autopsi. Setelah seluruh proses administrasi dan pemeriksaan medis di rumah sakit selesai, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Kediri dan dimakamkan.

MH merupakan salah satu dari dua santri yang terseret ombak saat mengikuti rombongan wisata Pondok Muhammadiyah Markas Qurani Kediri di Pantai Pangi pada Kamis (11/6/2026) lalu. Beruntung, satu korban lainnya berhasil diselamatkan sesaat setelah kejadian.

Dengan ditemukannya korban MH, operasi SAR gabungan resmi dinyatakan ditutup.

Keberhasilan operasi kemanusiaan ini merupakan hasil sinergi dari berbagai unsur pertolongan yang melingkupi Polsek Bakung, Satpolairud Polres Blitar, Basarnas, BPBD Kabupaten Blitar, Koramil Bakung, Poskamladu TNI AL, Senkom, nelayan setempat, serta jajaran relawan lintas organisasi.

Priska

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama