Kulon Progo –MNnews // Kolaborasi harmonis antara sektor keagamaan dan sosial kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Pada Selasa (12/05/26), telah dilaksanakan kegiatan SIKAP BAIK (Sinergi KUA dan PKH Berdaya Adaptif Inklusif) bertempat di kediaman Bapak Kemijo alias Ismail, RT 005, Karang Asem, Kedungsari, Pengasih. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam, Musodiqin, S.Sos., yang bersinergi dengan Pendamping PKH, Eny Puri Rahayu, guna memberikan pendampingan terpadu kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dalam kesempatan tersebut, Eny Puri Rahayu memaparkan materi krusial mengenai perawatan lansia dalam konteks Program Keluarga Harapan (PKH). Ia menekankan bahwa perhatian terhadap lansia harus mencakup tiga pilar utama: kesehatan fisik, dukungan emosional, dan keamanan lingkungan. "Tujuan kita bersama adalah meningkatkan kualitas hidup para orang tua kita agar mereka tetap sehat, mandiri, dan yang paling penting, tetap menjalani masa tua dengan bermartabat," ujar Eny di hadapan para peserta pendampingan.
Melengkapi aspek sosial tersebut, Musodiqin, S.Sos., memberikan penguatan dari sisi spiritual mengenai kewajiban mencari rezeki yang halal. Menurutnya, rezeki yang berkah merupakan fondasi utama dalam membangun keluarga yang sakinah. Ia menyitir hadits Rasulullah SAW, yang artinya: “Mencari rezeki yang halal adalah kewajiban bagi setiap muslim.” (HR. Ath-Thabarani). "Setiap muslim wajib memahami batasan antara yang halal, haram, maupun yang syubhat (samar). Dengan memastikan apa yang kita konsumsi dan bawa pulang adalah halal, kita tengah menjaga keberkahan keluarga sekaligus menjalankan perintah agama dengan sungguh-sungguh," jelas Musodiqin.
Ditemui secara terpisah di ruang kerjanya, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I, M.S.I, memberikan apresiasi penuh atas konsistensi para penyuluh di lapangan. Ia menegaskan bahwa program SIKAP BAIK merupakan perpanjangan tangan dari komitmen pelayanan instansi. "Kami sangat mendukung sinergi ini sebagai bagian dari implementasi semangat The Most KUA. Melalui program SIKAP BAIK, KUA tidak hanya hadir dalam urusan administratif, tetapi juga hadir memberikan solusi adaptif dan inklusif di tengah masyarakat, memastikan nilai-nilai agama menjadi penguat bagi program kesejahteraan pemerintah seperti PKH," pungkas Rangga.
Muhammad Musodiqin








.gif)

Posting Komentar