Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads ' alt='Header Ads'/> Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads

Puasa sebagai Perisai Keluarga: KUA Pengasih Berikan Penyuluhan di Masjid Uswatun Hasanah

Kulon Progo –MNnews //  Dalam rangka membekali masyarakat dengan pemahaman spiritual yang mendalam menjelang bulan suci, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Basuki, S.Ag, menggelar kegiatan penyuluhan agama di Masjid Uswatun Hasanah, Panjul, Srikayangan, Sentolo, pada Sabtu (28/02/2026).

Kegiatan yang dihadiri oleh jamaah setempat ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan ketahanan rumah tangga, yakni "Puasa Menjadi Perisai Diri dalam Keluarga".

Dalam penyampaiannya, Basuki menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan instrumen penting untuk melatih kesabaran dan pengendalian diri (self-control) di lingkungan terkecil, yaitu keluarga.

Basuki memberikan point penting tentang pengendalian diri yaitu Satu; Pengendali Emosi: Puasa melatih anggota keluarga untuk menjaga lisan dan sikap dari konflik yang tidak perlu. Dua; Benteng Moral: Dengan berpuasa, individu membangun "perisai" dari pengaruh negatif luar yang dapat merusak keharmonisan rumah tangga. Tiga; Empati Sosial: Menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian antar sesama anggota keluarga. "Keluarga yang menjadikan nilai-nilai puasa sebagai landasan sehari-hari akan memiliki daya tahan atau imunitas mental yang kuat dalam menghadapi berbagai cobaan hidup," ujar Basuki di hadapan para jamaah.

Ditemui secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I, M.S.I, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif penyuluhan yang dilakukan secara jemput bola ke wilayah binaan. Beliau menegaskan pentingnya peran penyuluh dalam mengedukasi masyarakat secara langsung.
"Kami terus mendorong para penyuluh untuk aktif turun ke tengah masyarakat. Apa yang disampaikan Basuki mengenai puasa sebagai perisai keluarga adalah upaya preventif kita dalam menekan angka perselisihan rumah tangga. Harapannya, ilmu tersebut dapat diimplementasikan sehingga tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah," ungkap Rangga.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan doa bersama, memberikan suntikan semangat spiritual bagi warga Panjul, Srikayangan dalam menyambut hari-hari ibadah ke depan.

Muhammad Musodiqin

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama