Kulon Progo –MNnews // KUA Pengasih menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Calon Pengantin angkatan III pada Selasa, 10 Maret 2026 di Balai Nikah KUA Pengasih mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari berbagai sektor sebagai bentuk kolaborasi lintas sektoral dalam mempersiapkan calon pengantin membangun keluarga yang kuat dan harmonis. Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., menegaskan bahwa sinergi lintas instansi menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan keluarga melalui program bimbingan perkawinan.
“Bimbingan perkawinan tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kolaborasi lintas sektoral agar calon pengantin mendapatkan bekal yang utuh, mulai dari pemahaman keagamaan, kesehatan reproduksi, hingga kesiapan ekonomi keluarga,” ungkap Yusma.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pihak menunjukkan komitmen bersama dalam mempersiapkan generasi keluarga yang lebih tangguh. “Melalui sinergi ini, pembinaan keluarga tidak hanya berhenti pada aspek normatif keagamaan, tetapi juga menyentuh dimensi kesehatan dan kesejahteraan keluarga,” imbuhnya.
Sementara itu, materi pertama disampaikan oleh Drs. Sumanggiyo Usadi, M.A., selaku Penghulu Ahli Madya KUA Pengasih yang mengulas tentang konsep keluarga sakinah sebagai tujuan utama dalam kehidupan rumah tangga. Ia menekankan pentingnya komitmen, tanggung jawab, serta nilai-nilai keimanan sebagai pondasi dalam membangun keluarga yang harmonis.
Materi berikutnya disampaikan oleh Lilik Wuryani, A.Md.Keb., Bidan Mahir dari Puskesmas Pengasih I yang memaparkan pentingnya pemahaman kesehatan reproduksi bagi calon pasangan suami istri. Ia menuturkan bahwa kesiapan kesehatan menjadi faktor penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas.
Adapun materi terakhir disampaikan oleh M. Munawir, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih yang membahas tentang pentingnya membangun ekonomi keluarga sejak awal pernikahan. Ia mengingatkan agar pasangan suami istri mampu merencanakan keuangan secara bijak demi menjaga stabilitas rumah tangga.
Kegiatan bimbingan perkawinan ini dipandu oleh Muhammad Musodiqin, S.Sos., selaku pembawa acara (MC) yang turut mengarahkan jalannya kegiatan sehingga berlangsung tertib dan lancar hingga akhir sesi.
“Ketika pasangan mampu menjaga harmoni spiritual, kesehatan, dan ekonomi keluarga, maka fondasi keluarga sakinah akan semakin kuat,” pungkasnya.
Muhammad Musodiqin









.gif)

Posting Komentar