KULON PROGO – MNnews // Raut wajah bahagia tidak dapat disembunyikan dari wajah Pak Kanardi, warga Padukuhan Senden, Kalurahan Sidorejo. Keinginannya untuk memiliki hunian yang lebih layak kini mulai menjadi kenyataan berkat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 TA 2026 yang dilaksanakan di wilayah Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo.
Dalam proses pengerjaan rumahnya, Pak Kanardi menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama personel TNI dan warga setempat yang bahu-membahu dalam aksi gotong royong.
"Terima kasih pak TNI dan pemerintah atas bantuan yang diberikan, dan terima kasih pula kepada Satgas TMMD dan warga yang telah bergotong royong merehab rumah kami. Semoga apa yang diberikan dicatat sebagai amal kebaikan, dan pengerjaan rumah kami berjalan lancar hingga siap ditempati," tutur Pak Kanardi dengan penuh syukur.
Berdasarkan laporan dari Babinsa Sidorejo, Sertu Pardi, hingga Kamis (14/5/2026), perkembangan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Pak Kanardi telah menunjukkan kemajuan signifikan. Saat ini, struktur rangka atap telah rampung terpasang dan tim di lapangan tengah melakukan pemasangan genteng.
"Setelah atap selesai, tahap selanjutnya adalah pemlesteran dinding dan pemasangan keramik. Kami upayakan pengerjaan berjalan efektif agar pemilik rumah segera bisa menempatinya dengan nyaman," ujar Sertu Pardi.
Program TMMD kali ini tidak hanya menyasar satu titik, melainkan mencakup berbagai infrastruktur vital untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalurahan Sidorejo. Berikut adalah rincian target pembangunan:
- Rehabilitasi RTLH 10 Unit Rumah.
- Pembangunan MCK 5 Unit.
- Rabat Beton Jalan Panjang 1.200 Meter.
- Pembuatan Talud Jalan Panjang 175 Meter.
- Sumur Bor 5 Titik.
- Rehabilitasi Masjid 2 Bangunan.
- Taman Prasasti 2 Unit.
Program TMMD ke-128 ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan di pelosok desa.
Selain pembangunan fisik, kegiatan ini diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat sebagai identitas bangsa.
Hadirnya infrastruktur jalan yang lebih baik, akses air bersih melalui sumur bor, hingga perbaikan sarana ibadah diharapkan mampu mendongkrak roda ekonomi dan kualitas hidup warga Sidorejo pasca-selesainya program ini nanti.
Red//Pendim0731








.gif)


Posting Komentar