Pengasih –MNnews // Pertemuan kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) di Dusun Karongan, Kedungsari kembali digelar pada Jumat (10/04/26). Bertempat di kediaman Ibu Ngatijem, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga untuk memperkuat ketahanan keluarga, baik dari sisi kesehatan fisik maupun mental spiritual.
Pendamping PKH, Eny Puri Rahayu, menekankan bahwa menjaga kesehatan keluarga bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya sadar dan berkelanjutan. Menurutnya, kesejahteraan fisik dan mental anggota keluarga sangat bergantung pada pola hidup yang diterapkan sehari-hari. "Keluarga yang sehat dimulai dari hal-hal kecil seperti nutrisi seimbang, olahraga rutin, hingga menjaga kebersihan lingkungan rumah. Memastikan sanitasi yang baik dan membuang sampah pada tempatnya adalah fondasi utama agar keluarga terhindar dari penyakit," ujar Eny di hadapan para anggota PKH.
Melengkapi materi kesehatan fisik, Penyuluh Agama Islam, Muhammad Musodiqin, S.Sos, memberikan siraman rohani mengenai pentingnya rasa syukur. Beliau menjelaskan bahwa bersyukur adalah manifestasi nyata dari keimanan seorang hamba kepada Sang Maha Pemberi. Dalam paparannya, beliau mengutip QS. Al-Baqarah ayat 152 yang artinya: "Maka ingatlah kalian kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu; dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kalian mengufuri-Ku. "Bersyukur itu harus detail, baik dalam kondisi lapang maupun sempit. Dengan bersyukur, hati menjadi tenang dan Allah akan menambah nikmat-Nya kepada kita," tambah Musodiqin.
Menanggapi kegiatan kolaboratif ini, Kepala KUA Pengasih Yusma Alam Rangga, H, S.H.I, M.S.I, memberikan apresiasi tinggi atas keterlibatan penyuluh agama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti pertemuan PKH. "Kami sangat mendukung sinergi antara Penyuluh Agama dan Pendamping PKH. Pembangunan masyarakat tidak bisa hanya dari satu sisi. Jika Pendamping PKH fokus pada kesejahteraan ekonomi dan fisik, maka Penyuluh Agama masuk dari sisi mental-spiritual. Kombinasi gaya hidup sehat dan hati yang pandai bersyukur akan melahirkan keluarga yang tangguh dan sakinah," ungkap Kepala KUA Pengasih.
Muhammad Musodiqin








.gif)

Posting Komentar