Perkuat Tata Kelola Aset Umat, KUA Pengasih Gelar Pembinaan Nadzir di Kalipetir Lor


 Kulon Progo –MNnews //  Sebagai tindak lanjut dari penguatan legalitas aset keagamaan, KUA Pengasih menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Nadzir Perorangan bagi pengelola wakaf Masjid Khoirul Jannah, Kalipetir Lor, Margosari, Kapanewon Pengasih, Senin (27/04/26). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pengelola wakaf mengenai aspek hukum dan manajerial dalam menjaga amanah umat.


Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, yakni Mukhyidin, S.Kom, Munawir, S.Ag, dan Luazizah, S.H.I, yang turut mendampingi proses edukasi kepada jajaran Nadzir yang terdiri dari Bapak Sujiyo, Maryono, dan Kiswanto.

Materi pembinaan disampaikan secara langsung oleh Muhammad Musodiqin, S.Sos dan Basuki, S.Ag. Dalam arahannya, Muhammad Musodiqin menegaskan bahwa peran Nadzir bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan penjaga amanah yang memiliki tanggung jawab besar di mata hukum dan agama.
"Fungsi utama Nadzir adalah menjaga dan mengamankan fisik sertipikat wakaf serta memastikan pengelolaan tanah wakaf berjalan sesuai peruntukannya. Perlu diingat bahwa sertipikat wakaf memiliki kedudukan hukum yang tetap. Tanah wakaf dilindungi oleh negara; tidak boleh digadaikan, dijual, apalagi dialihfungsikan secara sepihak," tegas Musodiqin.

Kegiatan pembinaan ini juga disaksikan langsung oleh Dukuh Kalipetir Lor, Suharyanti. Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan dukungannya terhadap langkah proaktif KUA Pengasih dalam memberikan pembinaan kepada warganya yang menjadi pengelola wakaf. "Kami selaku pemerintah setempat sangat terbantu dengan adanya bimbingan ini. Dengan pemahaman yang benar, para Nadzir di wilayah kami bisa bekerja lebih tenang dan profesional, sehingga tidak ada kekhawatiran terkait potensi masalah lahan di masa depan," ungkap Suharyanti.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I, M.S.I, melalui pesannya menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan komitmen berkelanjutan instansinya dalam mengawal Gerakan Sertifikasi Wakaf di wilayah Pengasih.
"Legalitas berupa sertipikat hanyalah langkah awal. Langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah kompetensi para Nadzir dalam mengelolanya. Kami ingin memastikan semua aset wakaf di Pengasih terkelola dengan tertib administrasi dan memberikan manfaat nyata bagi jamaah," pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung hangat ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kesucian dan keamanan aset wakaf melalui manajemen yang transparan dan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Muhammad Musodiqin

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama