Sinergi PKH dan Pusaka Sakinah di Kedungsari: Cetak Keluarga Mandiri Finansial dan Kokoh Spiritual


 Kulon Progo  –MNnews  // Kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan keluarga yang berdaya secara ekonomi sekaligus kokoh secara spiritual terus digalakkan. Melalui program Pusat Pelayanan Keluarga Sakinah (Pusaka Sakinah), Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih, bersinergi dengan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dengan SIKAP BAIK menggelar pertemuan kelompok terpadu bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Dusun Keradenan, Kalurahan Kedungsari, Kapanewon Pengasih, pada Senin (15/06/26).


Bertempat di kediaman Ibu Tri Endaryati (RT 026/RW 012), pertemuan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini menghadirkan dua materi utama, yakni pengelolaan ekonomi keluarga dan penguatan mental-spiritual berbasis nilai keagamaan.

Pendamping PKH, Eny Puri Rahayu, dalam sesi Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2) memaparkan materi krusial mengenai strategi memulai usaha kecil bagi para KPM. Menurutnya, P2K2 merupakan program pembelajaran terstruktur dari Kementerian Sosial yang bertujuan mengubah pola pikir keluarga agar bisa lepas dari jerat kemiskinan.

"Di sini kami memberikan edukasi bagaimana cara merencanakan keuangan keluarga dengan matang, meminjam uang secara bijak agar tidak terjebak utang, membiasakan menabung, hingga langkah-langkah praktis merintis usaha kecil dari rumah," jelas Eny di hadapan para ibu peserta PKH.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Mukhyidin, S.Kom., menyuntikkan motivasi spiritual dengan mengajak peserta merefleksikan momentum menyambut Tahun Baru Hijriyah 1448 H. Ia menekankan pentingnya sikap mawas diri dan tanggung jawab hidup berdasarkan Al-Qur'an Surat Al-Isra' ayat 36 yang artinya "Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak kau ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya," ungkap Mukhyidin saat menjelaskan arti ayat tersebut.  

Ia mengingatkan bahwa segala nikmat fisik, hati nurani, hingga aset ekonomi yang dititipkan oleh Allah SWT kelak akan dimintai pertanggungjawaban, sehingga harus digunakan untuk kebaikan dan kemaslahatan keluarga.

Dihubungi secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I, M.S.I, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kolaborasi antara Sikap Baik dan pendamping PKH ini. Beliau menegaskan bahwa ketahanan keluarga tidak bisa dilihat dari satu sisi saja.

"Kami sangat mendukung penuh sinergi antara program Pusaka Sakinah KUA dengan Pendamping PKH ini. Membangun keluarga yang sakinah itu harus komprehensif (menyeluruh). Tidak hanya urusan batin dan spiritualnya yang diisi lewat bimbingan keagamaan, tapi urusan 'dapur' atau ekonominya juga harus diberdayakan melalui edukasi finansial seperti P2K2 ini. Jika ekonomi keluarga direncanakan dengan bijak dan landasan spiritualnya kuat, maka ketahanan keluarga akan kokoh, terhindar dari konflik, dan insyaAllah membawa keberkahan menuju tahun yang baru."

Pertemuan yang berlangsung hangat dan interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab serta komitmen bersama dari para kader KPM untuk mulai mempraktikkan manajemen keuangan di rumah tangga masing-masing.

Muhammad Musodiqin

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama