Kulon Progo – MNnews // Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih terus berkomitmen meningkatkan kualitas bimbingan keagamaan di tengah masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Musodiqin, S.Sos, sebagai narasumber dalam agenda Pertemuan Rutin dan Arisan Kaum Rois yang diselenggarakan di kediaman Kepala Dusun (Dukuh) Serang Sendangsari Pengasih, Bapak Surono, Minggu (07/06/26) pagi.
Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat mulai pukul 09.30 WIB tersebut, Muhammad Musodiqin mengupas tuntas kandungan dan makna mendalam dari Surah Al-Baqarah Ayat 222. Di hadapan para Kaum Rois, ia membedah dua poin utama yang menjadi pilar kebersihan seorang muslim, yaitu konsep At-Tawwabin dan Al-Mutathahhirin.
"Makna At-Tawwabin atau orang-orang yang bertaubat menegaskan bahwa Allah SWT sangat mencintai hamba-Nya yang selalu kembali kepada-Nya setelah melakukan kesalahan. Taubat ini esensinya adalah proses membersihkan batin dan jiwa kita dari noda dosa," ujar Musodiqin.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan dimensi Al-Mutathahhirin yang berarti orang-orang yang menyucikan diri. Menurutnya, konsep ini tidak hanya terbatas pada kesucian lahiriah saja—seperti membersihkan diri dari hadas (setelah haid atau junub), najis, dan menjaga higienitas sehari-hari—tetapi juga mencakup kesucian batin dari berbagai sifat tercela yang dapat merusak hati.
Dihubungi secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I, M.S.I, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan rutin ini. Ia menekankan bahwa sinergi antara Penyuluh Agama dan Kaum Rois merupakan ujung tombak dalam menjaga stabilitas moral dan spiritual masyarakat di Pengasih.
"Kami di KUA Pengasih sangat mendukung penuh aktifnya ruang-ruang dialog bimbingan seperti ini. Kaum Rois adalah mitra strategis KUA di garda terdepan. Dengan penguatan materi tafsir yang aplikatif seperti kesucian lahir dan batin ini, kami berharap para tokoh agama dapat meneruskan pesan-pesan menyejukkan ini langsung ke tingkat RT/RW, demi mewujudkan keluarga dan masyarakat yang tangguh sekaligus religius," tegas Rangga.
Acara yang rutin digelar setiap Ahad Kliwon ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Kehadiran KUA Pengasih melalui penyuluhnya diharapkan dapat terus memperkokoh literasi keagamaan yang moderat dan kontekstual bagi seluruh lapisan warga pedusunan Serang.
Muhammad Musodiqin
Tags:
UMKM





