BLITAR – MNnews // Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI, Letjen TNI Chandra Wijaya, meninjau langsung progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Blitar, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026). Hingga saat ini, sebanyak 926 unit KDKMP di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) dilaporkan telah rampung dibangun.
Kepala Staf Korem (Kasrem) 081/DSJ, Letkol Inf Meina Helmi, yang mendampingi kunjungan tersebut menyatakan bahwa realisasi pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 49 persen dari keseluruhan target.
"Target pembangunan KDKMP di wilayah kita hingga akhir bulan depan sebanyak 1.890 unit. Dari jumlah tersebut, 926 unit di antaranya telah selesai dibangun," ujar Letkol Inf Meina Helmi usai peninjauan.
Ia menambahkan, hampir seluruh unit KDKMP di wilayah Korem 081/DSJ kini tengah dikebut pengerjaannya dengan progres yang bervariasi. Saat ini, tercatat hanya tersisa 23 titik yang belum memulai proses pembangunan.
Untuk mengejar target penyelesaian pada akhir Juli 2026, Korem 081/DSJ terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Pihaknya optimistis percepatan ini dapat memperkuat ekonomi kerakyatan serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa/kelurahan.
Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau tiga lokasi, yakni KDKMP Karangsari, KDKMP Kepanjenlor, dan KDKMP Jatinom. Saat berada di KDKMP Karangsari, Letjen TNI Chandra Wijaya tidak hanya memeriksa kesiapan sarana operasional koperasi, tetapi juga menyempatkan diri mengunjungi stan UMKM yang memamerkan produk unggulan lokal.
Kunjungan kerja ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi lintas sektor, antara lain Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, dan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo.
Turut serta dalam rombongan, Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan Tatang Yuliono, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Isy Karim.
Priska
Tags:
EKONOMI





