Kalbar– MNnews // Mantan Kapolres Melawi, Muhammad Syafii, membantah keras informasi pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan kasus, yang saat ini tengah menjadi perhatian publik.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Muhammad Syafii menegaskan bahwa, tudingan dalam pemberitaan yang menyebut dirinya memiliki hubungan atau keterlibatan dalam perkara tersebut,itu tidak benar dan merupakan fitnah. Itu fitnah, tidak ada kaitannya dengan saya,"tegas
Muhammad Syafii
saat di konfirmasi , awak media, melalui sambungan telepon
Sabtu, 20/06/26.
Ia menyayangkan adanya informasi yang beredar dan menyeret namanya tanpa didukung fakta maupun bukti yang jelas.Menurutnya, penyebutan nama seseorang dalam sebuah kasus harus didasarkan pada data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar asumsi atau opini.
Muhammad Syafii juga mengajak, masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama di media sosial. Ia meminta agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap isu yang belum terverifikasi kebenarannya.
"Saya berharap masyarakat dapat menyaring informasi dengan baik, dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum tentu benar. Biarkan proses hukum berjalan sesuai aturan dan berdasarkan fakta yang sebenarnya," ucapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang yang menyatakan adanya keterlibatan Muhammad Syafii, sebagai mantan Kapolres Melawi dalam kasus yang dimaksud.Oleh karena itu, media ini tetap mengedepankan prinsip keberimbangan dan asas praduga tak bersalah dalam menyajikan informasi kepada publik.
Alimin mnnews Kalbar









.gif)

Posting Komentar