Gunungkidul --MNnews //Limaratusan Kader KB Kapanewon Rongkop ikut memeriahkan senam sehat dalam rangka Hari Keluarga Nasional ( Harganas) 2026. Rangkaian acara berlangsung di halaman Kanntor Kapanewon Rongkop pada hari Jum'at, 19 Juni 2026 pagi. Selain para Kader KB dari delapan Kalurahan, senam Harganas ke 33, juga dihadiri oleh Panewu Kapanewon Rongkop, Ketua Tim Penggerak PKK beserta pengurus dan Forkompinkap, serta berbagai kommponen pejabat setingkat Kapanewon Rongkop.
Ketua panitia Harganas 2026 Kapanewon Rongkop, Bekti Yunari, S. Pd, dalam sambutanya mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan dari berbagai pihak, sehingga acara Harganas ke 33 di Rongkop bisa berjalan dengan baik. Kami juga berharap seluruh peserta untuk mengikuti semua rangkaian acara hingga selesai.
Panewu Kapanewon Rongkop, Edy Sedono, S. I. P., M. Si., dengan mengucap Bismillah hirrohman nirrohiim secara resmi membuka gebyar kader KB Kapanewon Rongkop 2026. Selanjutnya dalam sambutan singkatnya beliau mengatakan, dengan menjaga kesehatan melalui gebyar senam ini, semoga menciptakan keluarga yang sehat, tangguh, harmonis serta nantinya melahirkan generasi masa depan yang maju. Kami juga memberikan apresiasi luar biasa, dimana para kader KB Kapanewon Rongkop bisa menyelenggarakan kegiatan ini dengan meriah. Kami sangat bangga terutama pada ibu-ibu kader semuanya, pungkas Panewu Edy Sedono.
Disela - sela acara, Ketua Penyuluh Keluarga Berencana ( PKB) Kapanewon Rongkop, Kukuh Budi Prasetyo, S. Psi, kepada awak media mengatakan, Gebyar Kader KB Kapanewon Rongkop dalam rangka memeriahkan Harganas 2026 ini menjadi event yang pertama kalinya di Rongkop. Semua rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan biaya swadaya atau mandiri oleh para Kader KB. Kemudian diwujudkan dalam bentuk kegiatan senam bersama, jalan santai bersama serta kegiatan santai woyo - woyo yang menampilkan perwakilan dari kader masing - masing Kalurahan diadakan bidik laras, ada deklarasi komitmen dari seluruh komponen di Rongkop untuk berkomitmen "kelahiran baru di Rongkop Zero stunting. Yaitu bagaimana semua komponen berperan aktif dalam percepatan penurunan stunting.
Menurut Kukuh Budi Prasetyo, Zero stunting menjadi inisiatif dari kami para para kader. Karena kami melihat bahwa kelahiran baru itu salah satu cara yang paling evisien untuk nanti angka stunting di Kapanewon Rongkop bisa turun. Artinya apa, kita memang sekarang masih sekitar 18 , ini nanti kita berusaha agar tidak ada kelahiran baruterang menyumbangkan stunting, terang Kukuh.
Nah ini kita perlu berkomitmen, seperti tadi ada deklarasi dari Panewu, Kapolsek, Koramil, Para Lurah, KUA, PKH, Pendamping Kalurahan, dari PKB sendiri, serta PKK, juga dari TPK.
Semua pihak ini berkomitmen untuk sama sama bagaimana menanggulangi stunting ini dengan cara yang sederhana dan efektif.
Stunting seperti kita ketahui bersama adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Nanti akan kita pantau dengan tiga cara, yaitu pertama, kita amati pada 1000 Hari Pertama Kehidupan ( HPK). Yang kedua, pemantauan kelahiran baru dan yang ketiga Optimalisasi Pos Yandu dan TPK.
Acara gebyar senam sehat Kader KB ditutup dengan pembagian hadiah dan dorprice yang cukup menarik.
Penulis : Wajiyo









.gif)

Posting Komentar