Kulon Progo -- MNnews // Pengawet minuman dalam kemasan adalah zat aditif yang ditambahkan untuk memperpanjang masa simpan produk. Fungsi utamanya adalah menghambat pertumbuhan mikroorganisme seperti bakteri, jamur, dan ragi yang dapat menyebabkan pembusukan. Kehadiran pengawet juga membantu menjaga kualitas, kesegaran, serta tampilan warna minuman agar tetap menarik dan aman dikonsumsi.
Pengawetan minuman telah menjadi bagian integral dari peradaban manusia sejak ribuan tahun lalu. Praktik ini berkembang dari kebutuhan mendasar untuk menyimpan makanan lebih lama. Seiring berjalannya waktu, metode pengawetan telah mengalami evolusi yang signifikan, dari teknik tradisional hingga teknologi modern yang canggih.
Dalam konteks modern, pengawetan minuman tidak hanya berfokus pada perpanjangan umur simpan, tetapi juga mempertimbangkan aspek-aspek lain seperti mempertahankan nilai nutrisi, meningkatkan keamanan pada minuman, bahkan meningkatkan kualitas sensoriknya.
Hal ini menjadikan pengawetan minuman sebagai bidang yang terus berkembang dan inovatif dalam industri minuman yang aman di suhu ruang serta awet suhu ruangan tanpa pengawet, tanpa pewarna dan perisa sintetik, rendah gula / tanpa gula, cocok untuk usaha rumahan dan UMKM, peminat produk alami dan homemade, membuka peluang usaha, praktis dan hemat, berupa produk minuman (teh, kopi, lemon tea, susu kedelai, susu murni, minuman susu dan berbagai minuman lainnya).
Komunitas sentra Sambelku Kulon Progo akan menggelar pelatihan ini, dengan mentor Ines Setiawan beliau adalah seorang Sustainability Scool (Guru Sains & Sosiopreneur) dari Tangerang, Jawa Barat. Acara ini akan dilaksanakan secara luring pada hari Sabtu, 18 Juli 2026 di Aula Balai Kalurahan Wates, Wates, Kulon Progo, D.I Yogyakarta dengan biaya pelatihan 150.000,- dapat menghubungi melalui Siti Khotijah, S.Pd (08161650853).
Ika Arumawati, sebagai ketua Komunitas Sentra Sambelku Kulon Progo mengharapkan kepada masyarakat Kulon Progo khususnya dan dari mana saja dapat bergabung, berpartisipasi serta mengikuti pelatihan ini, karena manfaatnya besar sekali. Tuturnya.
Muhammad Musodiqin









.gif)

Posting Komentar