Kulon Progo – MNnews // Di tengah khidmatnya suasana bulan Ramadan, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Munawir, S.Ag., melaksanakan pendampingan spiritual bagi warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Kegiatan yang berlangsung di Kopok Wetan, Tawangsari, pada Rabu (04/03/26) ini mengangkat tema krusial mengenai kesehatan mental dan hakikat kepemiliknya.
Dalam tausiyahnya, Munawir menekankan bahwa sumber kegelisahan manusia seringkali berakar dari rasa memiliki yang berlebihan terhadap dunia. Beliau mengajak warga untuk menanamkan kesadaran bahwa segala sesuatu, termasuk harta dan jiwa raga, adalah titipan Sang Khalik. "Kemelekatan hati yang terlalu kuat terhadap apa yang kita miliki seringkali membuat mental kita tidak siap saat menghadapi kehilangan. Padahal, Hakikatnya semua ini adalah milik Allah SWT. Jika kita sadar posisi kita hanya sebagai pemegang amanah, maka mental kita akan jauh lebih kuat menghadapi segala takdir yang terjadi," jelas Munawir di hadapan para anggota PKH.
Selain aspek mental, beliau juga menyinggung korelasi antara spiritualitas dan kesejahteraan keluarga. Menurutnya, keluarga yange harmonis dan penuh rasa syukur akan menjadi magnet yang menarik kelimpahan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka.
Menanggapi kolaborasi antara Penyuluh Agama dan program PKH ini, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I, M.S.I, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Beliau menegaskan pentingnya asupan spiritual bagi penguatan ekonomi keluarga: "Kami sangat mendukung sinergi antara penyuluh dengan pendamping PKH. Ketahanan ekonomi harus dibarengi dengan ketahanan mental dan spiritual. Dengan memahami hakikat kepemilikan secara agama, keluarga-keluarga kita di Pengasih diharapkan tidak hanya kuat secara finansial, tetapi juga memiliki jiwa yang tenang dan ridha terhadap ketetapan Allah."
Kegiatan pendampingan ini diakhiri dengan sesi diskusi hangat, di mana warga diajak untuk lebih optimis dalam menjalani kehidupan dengan pondasi tauhid yang kokoh.
Muhammad Musodiqin









.gif)

Posting Komentar