Melawi,Kalbar– MNnews // Fenomena antrian panjang kendaraan bermotor terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) : 66 796 03 Mumbung Jl Poros lintas kecamatan menukung
Selasa,17/02/26
Kondisi tersebut disebabkan oleh pelayanan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, yang diduga jenis Pertalite, kepada pembeli yang menggunakan jerigen-jerigen dalam jumlah besar.
Pantauan awak media di lapangan ,terlihat jelas banyak jerigen sedang diisi oleh petugas SPBU, sangat memicu keluhan dari masyarakat yang harus menunggu lama hanya untuk mengisi kendaraan sepeda motor mereka.
Salah seorang warga pengendara sepeda motor, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan bahwa seharusnya kendaraan motor yang telah lama mengantri diberikan prioritas utamakan agar antrian tidak semakin panjang dan lama.
“Petugas SPBU mestinya lebih bijak melayani.Kendaraan yang sudah lama antre harusnya didahulukan daripada melayani jerigen dalam jumlah banyak,” ucap
warga tersebut.
Antrian panjang tersebut membuat banyak pengendara motor yang resah dan khawatir BBM akan kehabisan sebelum giliran mereka tiba terisi.Warga berharap pihak SPBU segera memperbaiki manajemen pelayanan agar tidak merugikan masyarakat yang membutuhkan BBM untuk keperluan sehari-hari,bukan hanya utamakan pengantri",tegas
Warga.
Kondisi di SPBU tersebut mencerminkan tantangan distribusi BBM, bersubsidi di wilayah tersebut. Tindakan tegas dari pihak APH terkait diharapkan untuk dapat memastikan, BBM subsidi tepat sasaran dan masyarakat tidak dirugikan oleh praktik- praktik yang merugikan, seperti pengisian jerigen dalam jumlah besar.
Saat di konfirmasi via WhatsApp pihak SPBU l, belum memberikan komentar resmi terkait situasi kondisi ini, dan masyarakat berharap segera ada solusi untuk mengurangi antrian panjang dan memperbaiki sistem pelayanan di saat mendatang", tutup warga.
Aliminho, MNnews









.gif)


Posting Komentar