Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads ' alt='Header Ads'/> Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads

P Mushola Miftahul Birri Pengasih Terima Sertifikat Kalibrasi Arah Kiblat dari KUA

Kulon Progo, MNnews // Upaya Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih dalam menjaga kualitas dan keabsahan ibadah umat Muslim di wilayahnya berlanjut. Kali ini, Mushala Miftahul Birri yang berlokasi di RT 6 RW 8 Pengasih, menerima pengesahan berupa Sertifikat Pengukuran Arah Kiblat setelah melalui proses kalibrasi yang akurat.

Penyerahan dokumen penting yang menjamin ketepatan arah shalat ini diselenggarakan secara resmi di PTSP KUA Pengasih pada Kamis (4/12/2025). Sertifikat diserahkan langsung oleh Abdullah didampingi Munawir, S.Ag., dan Musodiqin, S.Sos., selalu Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih kepada Pengurus Takmir Mushala Miftahul Birri.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I., M.S.I, dalam kesempatan tersebut menyoroti pentingnya akurasi dalam penentuan arah kiblat. Ia menekankan bahwa layanan ini bukan sekadar penambahan administrasi, melainkan wujud implementasi ilmu pengetahuan dalam aspek keagamaan.

“Arah kiblat adalah fondasi fisik saat kita menghadap Ka’bah. Proses pengukuran ini melibatkan metode Ilmu Falak yang akurat untuk memastikan derajat bujur dan lintang mushala sesuai dengan standar syariat. Sertifikat ini adalah bukti otentik yang memberikan legitimasi spiritual bagi jamaah,” ungkap Rangga.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa dengan adanya sertifikat ini, seluruh jamaah Mushala Miftahul Birri dapat beribadah dengan penuh keyakinan tanpa keraguan (thuma’ninah). Ini merupakan bagian dari upaya KUA dalam menciptakan suasana beribadah yang kondusif dan sah secara syariat.

Pengurus Takmir Musala Miftahul Birri, Kyai Zainuri menyambut baik inisiatif dan layanan proaktif dari KUA Pengasih. “Kami merasa sangat tenteram. Pendampingan dari KUA sejak proses pengukuran hingga penerbitan sertifikat berjalan sangat profesional dan cepat. Sertifikat ini menjadi titik akhir dari keraguan yang mungkin muncul di benak jamaah,” tuturnya.

Ia berharap layanan ini menjadi standar baku bagi mushala-mushala lain, memastikan semua tempat ibadah memiliki ketepatan arah kiblat yang terverifikasi. “Sinergi antara pengurus mushala dan KUA harus terus diperkuat, karena ini demi kemaslahatan dan ketenteraman beribadah umat,” pungkasnya.


Muhammad Musodiqin



 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama