Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads ' alt='Header Ads'/> Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads

KUA Pengasih Pastikan Kesiapan Masjid Al Barokah Sambut Musafir Libur Nataru

Kulon Progo, MNmews //  Memasuki periode persiapan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih bergerak cepat dengan menyampaikan himbauan kepada masjid-masjid yang ditunjuk dan kerap dijadikan tempat singgah. Kali ini, fokus kunjungan ditujukan kepada Masjid Al Barokah yang berlokasi di Pereng, Sendangsari, Pengasih Kulon Progo.


Kegiatan penyampaian himbauan ini dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Musodiqin, S.Sos, Luazizah, S.H.I, dan Mukhyidin, S.Kom, pada hari Jum’at (12/12/2025), mewakili Kementerian Agama. Himbauan tersebut mencakup aspek keamanan, kebersihan, dan kenyamanan fasilitas masjid untuk mengantisipasi peningkatan volume musafir selama masa liburan Nataru.


Kepala KUA Kapanewon Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I, M.S.I, menyoroti pentingnya peran masjid sebagai rest area spiritual dan fisik bagi para pejalan. "Masjid Al Barokah memiliki lokasi yang strategis, menjadikannya tumpuan banyak musafir. Oleh karena itu, himbauan Nataru ini adalah langkah proaktif kami dari Kementerian Agama melalui KUA Pengasih untuk memastikan standar pelayanan terpenuhi," tutur Rangga.


"Prioritas kami adalah agar para musafir yang singgah dapat beribadah dan beristirahat dengan rasa aman dan nyaman. Kesiapan masjid harus optimal menjelang lonjakan perjalanan ini," tambahnya.


Takmir Masjid Al Barokah, bapak Sukamdi, menyambut baik dan menyatakan kesiapan penuh untuk menindaklanjuti seluruh himbauan yang disampaikan oleh Penyuluh Agama. "Kami mengapresiasi arahan dari KUA Pengasih. Sebagai Takmir, kami berkomitmen untuk memastikan Masjid Al Barokah siap melayani seluruh musafir dengan fasilitas yang bersih, aman, dan nyaman," ujar Ahmad. 


Beliau menjelaskan bahwa pihak takmir akan segera melakukan pembenahan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas yang vital bagi musafir, termasuk ketersediaan air bersih, toilet, area wudu, hingga tempat beristirahat yang layak. Hal ini dilakukan demi mewujudkan perjalanan musafir yang nyaman dan penuh berkah.


Muhammad Musodiqin


 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama