Gunungkidul, MNnews | Pengurus Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) Ikatan Wartawan Online Indonesia ( IWOI ) Gunungkidul menggelar acara ramah - tamah dan Buka Puasa Bersama ( Bukber ) pada hari Rabu 12 Maret 2025. Acara berlangsung dirumah Ketua DPD IWO Indonesia, Wajiyo, Padukuhan Ngelo, Petir, Rongkop, Gunungkidul.
Hadir dalam acara ramah - tamah dan bukber di bulan suci Romadhon 1446H, tahun 2025 ini, antara lain, Ketua DPW IWO Indonesia DIY, Anton Nurcahyono bersma jajaran, Dewan Penasehat DPD IWO Indonesia Gunungkidul, Ir. Murdiyono dan jajaran pengurus, serta rekan - rekan awak media yang tergabung di asosiasi IWO Indonesia.
Dalam sambutanya, Ketua DPD IWO Indonesia Gunungkidul, Wajiyo, mengucapkan banyak terimakasih kepada ketua DPD IWO Ondonesia, DIY Anton Nurcajyono beserta jajaran dan dari Pemgurus DPD. Acara ini dikandung maksud untuk menjalin silaturahmi dan mempererat kerukunan dan kekompakan pengurus dan anggota. Diharapkan dengan kegiatan ini, nantinya menjadi awal bangkitnya DPD IWOI di Gunungkidul. Semoga kedepanya kita selalu kompak dan bersatu untuk kemajuan bersama. Kita awali kebersamaan dan kekompakan dari hari ini, bulan suci romadhon untuk menuju masa depan yang lebih baik, terang Wajiyp.
Karena kami merupakan pengurus yang masih tergolong baru, kami tetap minta dukungan dan suport dari Ketua DPW IWOI DIY agar langkah - langkah kami kedepan sesuai dengan peraturan asosiasi IWO Indonesia.
Sementara itu wakil ketua DPW IWO Indonesia DIY, Pupung Isbudaya yang memberikan sambutanya mengatakan, sangat berterimakasih dan mengapresiasi pada pengurus DPD IWOI Gunungkidul yang sudah mengadakan kegiatan ramah - tamah dan buka puasa bersama di bulan suci romadhon ini. Hal ini menunjukkan bahwa kepengurusan yang ada sangat solid dan mampu mengajak rekan - rekan jurnalis yang tergabung di IWOi terus berinofasi. Selain itu beliau juga menegaskan dan menepis isyu adanya gonjang - ganjing di dalam kepengurusan DPW IWOI DIY, karena ada beberapa pengurus yang mengundurkan diri dari IWOI, itu hanya berita hoaxs. Kalau ada yang mundur itu benar dan wajar - wajar saja, namun tidak berarti IWOI dalam perpecahan. Justru saat ini makin solid dan kuat karena pengurus - pengurusnya makin krdibel dan kompeten. Kami tetap solid dan tidak terpengaruh jika ada pengurus yang keluar dari IWOI, kita tetap solid dan satu komando, tegas Pupung.
(Penulis : Wajiyo )









.gif)

Posting Komentar