Sukoharjo, mitranegaranews.co || Hidup sangat sederhana di Desa Mojolaban, Sukoharjo, Muhammad Aslan Al Mufid, sudah ditempa ujian berat. Sejak usia 10 bulan ia sudah ditinggal pergi oleh Ayahnya, almarhum Muhammad Rosyid Nurullah. Kini usianya sudah hampir 5 tahun, Aslan butuh biaya masuk sekolah tingkat dasar sebesar 7 juta rupiah. Kamis 14 Maret 2024.
Setiap hari, Umi Zuyyina Al Firdausi (26) ibunya Aslan hanya mengandalkan jualan online baju dagangan milik temannya. Jika laku, rata-rata mendapatkan keuntungan sebulan 300 ribu rupiah. Dengan ikhlas, ia juga mengabdikan diri mengajar anak-anak TPA (Taman Pendidikan Al Quran) di Masjid Abu Bakar As Sidiq, Mojolaban dengan gaji cuma-cuma 200 ribu rupiah.
Namun demikian, uang yang ia dapat seringkali habis untuk kebutuhan makan dan jajan anak yatimnya Aslan. Kini waktunya ia harus menyekolahkan buah hatinya itu masuk ke Madrasah Ibtidaiyah setingkat SD (Sekolah Dasar). Namun bingung dari mana biaya sekolah harus ia cari agar anak yatim nya bisa masuk sekolah.
AYAH MENINGGAL KARENA SAKIT LAMBUNG
Pagi itu, Rosyid mengeluhkan sesak nafas, badan demam dan tubuh sangat lemas. Sebagai istri Firdausi merasa panik, ditambah anak semata wayangnya juga rewel. Ia bergegas meminta tolong keluarganya agar sang suami segera dibawa untuk berobat.
Sesampai di Klinik Desa, tangan kanan almarhum Rosyid segera dipasang infus. Pemeriksaan perawat dengan standar penanganan pasien dilakukan maksimal.
Kesakitan Rosyid semakin menjadi, namun tidak dirasakan. Bahkan ia mengajak ngobrol sang istri dan keluarga lainnya. Namun mendadak ia minta dibacakan ayat kursi oleh mertuanya. Usai diruqyah, timbul keinginan minta dibawa ke kamar mandi, setelah itu Rosyid menghembuskan nafas terakhir.
Aslan kini menjadi anak yatim, tanpa ada kasih sayang seorang ayah. Tumbuh bersama bunda sering kali merasa kurang komplit. Memanggil Ayah atau Abi kerap terlontar dari mulut Aslan, namun Umi Firdausi hanya memadamkan jika Abinya telah di Surga.
BANTU ASLAN, ANAK YATIM BUTUH BIAYA MASUK SEKOLAH
Sahabat, Mari ulurkan tangan kita bantu Muhammad Aslan Al Mufid (5), agar bisa sekolah. Membantu biayanya adalah bentuk komitmen kita menyantuni anak yatim.
Kepedulian yang kita ulurkan kepada anak yatim akan membuka peluang masuk surga bersama Nabi Shallallahu alaihi wasallam sedekat dua jari, sesuai dengan sabdanya:
أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ كَهَاتَيْنِ، يُشِيرُ بِإِصْبَعَيْهِ
“Aku dan pengasuh anak yatim kelak di surga seperti dua jari ini.” Rasulullah bersabda demikian sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah dan merapatkan keduanya (HR Bukhari).
Mari Bantu Yatim Aslan untuk terus bersekolah, melalui Bank Mandiri
Nomor Rekening 167.0005.294.060
A/n Yayasan Indonesia Uluran Tangan, Informasi serta Konfirmasi:
0821.4000.4011 - 0821.4000.4021
Semoga segala kebaikan yang telah kamu lakukan, menjadi wasilah penyebab Allah turunkan rahmat dan keberkahan untuk kamu dan keluarga. Aamiin
Kepala Biro Pers MNnews Bekasi Raya: Haris Pranatha.,Hum








.gif)


Posting Komentar