Gunungkidul, mitranegaranews.co || Lurah Kalurahan Semugih, Rongkop,Gunungkidul Suyata, memimpin jalanya uoacara pelepasan jenazah almarhum Sukirna sebagai dukuh padukuhan Ngrombo, Kalurahan Semugih, Rongkop, pada hari Senin tanggal 25 Desember 2023. Upacara pelepasan jenazah berlangsung dihalaman rumah almarhum yang diikuti seluruh pamong kalurahan Semugih dan disaksikan Panewu Kaoanewon Rongkop Esi Suharto SH berikut jajaranya, ketua paguyuban dukuh ( Janaloka ) Kabupaten Gunungkidul, ketua Janaloka Kapanewon Rongkop, para Lurah Rongkop, rekan - rekan dukuh dan para takziah.
Dalam kesempatan tersebut, lurah Kalurahan Suyata selaku inspektur upacara, sebelum membacakan riwayat singkat Sukirna mengatakan, atas nama pemerintah Kalurahan Semugih kami ikut berduka yang sedalam - dalamnya atas meninggalnya bapak Sukirna. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah lahir batin, kata Lurah Suyata.
Selanjutnya Lurah Kalurahan Semugih Suyata membacakan riwayat singkat masa hidup almarhum Sukirna. Bahwa almarhum lahir pada tgl 17 April 1976 di Gunungkidul. Diangkat menjadi Dukuh mulai tanggal 14 Agustus 2002. Hingga saat ini beliau sudah mengabdikan diri sebagai dukuh selama 21 tahun 4 bulan. Beliau sebagai dukuh yang paling baik, karena tidak pernah ada masalah dalam kedinasanya, kata Lurah Suyata dihadapan para takziah.
Mudah - mudahan semua jasa - jasanya menjadi amal baik.
Almarhum Sukirna selama ini memiliki seorang anak dari satu istri yang tinggal di Padukuhan Ngrombo, Kalurahan Semugih, Rongkop, Gunungkidul. Beliau menderita sakit yang dianggap serius sehingga upaya keluarga untuk mencarikan obat dan usaha lainya sudah tidak kurang - kurang, hingga pada beberapa hari yang lalu dirawat di RAUD Wonosari, sampai pada ahkirnya pada hari Minggu kemarin sekitar jam 20 :00 WIB, Sukirna menghembuskan nafas terahkir di RSUD Wonosari.
[Penulis : Wajiyo]








.gif)

Posting Komentar