
Gunungkidul,mitranegaranews.com,- Penyelenggaraan pembangunan jalan aspal kabupaten/kota, rekonstruksi jalan Semugih – Petir, penggal Semugih – Pucanganom yang tidak kunjung dikerjakan, membahayakan bagi pengendara motor yang setiap hari lalu lalang menuju pusat pemerintahan kota kapanewon, pasar maupun menuju sekolah- sekolah.
Sudah beberapa kali pengendara sepeda motor yang jatuh dilokasi jalan berlubang dan hanya ditata pecahan batu hitam ( split ) oleh pelaksana pembangunan aspal jalan tersebut.
Melihat papan informasi pelaksana proyek adalah CV WISNU CIPTASAKTI dengan konsultan proyek CV BARO METER, dengan nilai proyek Rp 396.101.000 ( Tigaratus sembilanpuluh enam juta seratus satu ribu ).
Dalam papan informasi tersebut tertulis pengerjaan dengan waktu pelaksanaan 75 hari Kalender, sejak dimulai tanggal 22 September 2023. Tapi hingga berita ini diturunkan belum dimulai pengaspalan.Yang ada hanya pengerasan dengan menabur split. Akibat pengerasan dengan split tersbut banyak yang berserakan akibat roda kendaraan yang padat dari pagi hingga malam hari.
Masyarakat berharap agar pengaspalan jalan tersebut segera dilaksanakan. Selain untuk antisipasi adanya kecelakaan kendaraan juga tidak mengganggu lingkungan akibat debu dari jalan tersebut.









.gif)
Posting Komentar