Optimalkan Keuangan dan Waktu, Program SIKAP BAIK KUA Pengasih Bekali Warga Cumetuk RT 25

Kulon Progo  –MNnews  // Kolaborasi lintas sektor dalam mengawal kemandirian warga terus bergulir di wilayah Kapanewon Pengasih. Melalui program SIKAP BAIK (Sinergi KUA dan PKH Berdaya, Agamis, Inklusif), KUA Pengasih kembali memadukan program Pusaka Sakinah dengan bimbingan sosial ekonomi bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).


Kegiatan kali ini dilaksanakan pada Selasa (23/06/26) pukul 11.00 WIB, bertempat di kediaman Ibu Sumiyem, Padukuhan Cumetuk RT 25, Kalurahan Kedungsari, Kapanewon Pengasih.


Pendamping PKH, Eny Puri Rahayu, hadir memberikan pembekalan krusial mengenai pentingnya manajemen keuangan rumah tangga bagi para penerima manfaat. Ia mengajak ibu-ibu untuk lebih disiplin dalam mencatat dan memilah pengeluaran harian.


"Manajemen keuangan yang baik adalah kunci agar dana bantuan dan penghasilan harian tidak habis sia-sia. Kita harus bisa merencanakan dan memprioritaskan kebutuhan pokok terlebih dahulu, menghindari utang yang tidak perlu, demi mewujudkan kesejahteraan serta kemandirian finansial keluarga dalam jangka panjang," tegas Eny.


Menyambung edukasi finansial tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Musodiqin, S.Sos., memberikan ulasan spiritual yang sangat relevan menggunakan landasan hadits sahih riwayat Imam At-Tirmidzi. "Rasulullah SAW mengingatkan bahwa salah satu tanda kebaikan dan kualitas keislaman seseorang adalah kemampuannya meninggalkan hal-hal yang tidak berguna atau sia-sia. Jika dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari, hal ini mencakup bijak dalam menggunakan waktu, menghindari obrolan yang tidak bermanfaat, hingga menahan diri dari perilaku konsumtif yang tidak ada gunanya," urai Musodiqin.


Kepala KUA Kapanewon Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I, M.S.I., memberikan catatan dan statement penting terkait esensi materi yang disampaikan dalam pertemuan terpadu di RT 25 Cumetuk ini.


"Materi pembinaan kali ini sangat berbobot karena mempertemukan dua konsep penting: efisiensi materi dan efisiensi waktu. Cerdas mengelola keuangan keluarga seperti yang diajarkan PKH, jika dipadukan dengan kesadaran spiritual untuk meninggalkan hal-hal tidak berguna seperti materi KUA, akan melahirkan tatanan keluarga yang sangat produktif, tenang, dan berkah. Sinergi SIKAP BAIK ini akan terus kita kuatkan ke tingkat basis."


Acara yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan komitmen bersama warga untuk mulai mengevaluasi pos pengeluaran rumah tangga serta memaksimalkan waktu luang untuk hal-hal yang produktif di lingkungan padukuhan.


Muhammad Musodiqin


 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama