Kulon Progo – MNnews // KUA Pengasih kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam membentengi generasi muda melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kali ini, kegiatan strategis tersebut dilaksanakan di Aula Parikesit SMK Negeri 2 Pengasih pada Senin (22/06/2026), dengan diikuti oleh 30 siswa yang hadir dengan penuh antusiasme.
Hadir sebagai narasumber utama, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga Hadiningrat, S.H.I., M.S.I., membuka sesi dengan memotivasi para peserta agar mampu memahami potensi diri. Ia menekankan pentingnya menjadi remaja yang sehat, baik secara fisik maupun mental, demi menyongsong masa depan yang cerah.
"Remaja hari ini adalah pilar peradaban masa depan. Memahami diri sendiri dan memiliki growth mindset adalah kunci utama agar kalian tidak terseret arus negatif, melainkan tumbuh menjadi generasi yang penuh harapan," tegas Rangga di hadapan para siswa.
Memasuki sesi kedua, Mukhyidin, S.Kom., mengajak para siswa untuk mengasah keterampilan mengelola diri (self-management) di tengah dinamika pergaulan remaja saat ini. Ia mengajak siswa untuk memaparkan tips taktis agar siswa cerdas dalam memilih lingkaran pertemanan yang produktif dan menghindari perilaku berisiko seperti tawuran, klitih, narkoba, seks bebas dan kecanduan gadget.
Sebagai pamungkas, Luazizah, S.H.I., memberikan bekal kepada siswa tentang pembentukan karakter Remaja Qurani. Luazizah mengajak para siswa untuk menanamkan dan mengimplementasikan 6 nilai utama dalam kehidupan sehari-hari, yaitu: Bijaksana (Memiliki hikmah dan sifat welas asih), Religius (Tekun dan konsisten dalam beribadah), Moderat-Washatiyah (Berpikir dan bertindak seimbang), Baik dan Membaikkan (Menjadi agen perubahan positif di lingkungannya), Bertanggung Jawab dan Semangat Mengembangkan Diri.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Poniyem, S.Pd., selaku guru BK dan guru pendamping SMK N 2 Pengasih yang hadir bersama Marta Jauhari, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas inisiatif KUA Pengasih.
"Kami sangat berterima kasih atas terlaksananya kegiatan BRUS yang dikemas dengan sangat menyenangkan ini. Anak-anak mendapatkan wawasan yang sangat luar biasa dan berbobot. Kami berharap, ke depan mereka bisa merealisasikan ilmu dan karakter positif yang telah didapatkan hari ini dalam kehidupan sehari-hari," tutur Ibu Poniyem.
Melalui sinergi edukatif seperti BRUS ini, KUA Pengasih berharap dapat terus berkontribusi menekan angka pernikahan dini dan kenakalan remaja, sekaligus mencetak generasi emas Kulon Progo yang berkarakter unggul dan religius.
Muhammad Musodiqin









.gif)

Posting Komentar