PURWOREJO –MNnews // Momentum baru bagi dunia otomotif dan kemanusiaan di Kabupaten Purworejo resmi dimulai. Jajaran Pengurus Cabang Indonesia Off-Road Federation (IOF) Purworejo masa bakti 2025-2029 resmi dilantik dan dikukuhkan di kawasan wisata Bukit Besek, Desa Kalipancer, Kecamatan Bener, pada Sabtu (9/5/2026).
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di tengah panorama alam tersebut dipimpin langsung oleh jajaran Pengurus Daerah (Pengda) IOF Jawa Tengah.
Dalam struktur baru ini, posisi **Ketua IOF Pengcab Purworejo dijabat oleh Djihan Hutama Hardjanto, didampingi Teguh Saryono sebagai Sekretaris dan Kusno sebagai Bendahara.
Jajaran pelindung diisi oleh unsur Forkopimda, termasuk Bupati Purworejo, Kapolres, Dandim 0708, serta tokoh otomotif senior Hardjanto (Ki Lurah Off-road).
Menariknya, Djihan Hutama Hardjanto tercatat sebagai Ketua Pengcab termuda di Jawa Tengah. Dalam pidato perdananya, ia menegaskan kesiapannya memimpin organisasi dengan modal penguasaan kendaraan 4x4 dan 2x1 serta komitmen waktu yang penuh.
"IOF bukan sekadar hobi off-road, tetapi tentang kebersamaan, solidaritas, serta kontribusi nyata kepada masyarakat. Kami memohon dukungan dari seluruh anggota yang saat ini jumlahnya sudah mencapai lebih dari 1.000 orang," ujar Djihan.
Ketua IOF Pengda Jawa Tengah, **Rommel Yachya**, menekankan bahwa organisasi ini kini memiliki visi yang lebih luas melalui tagline: *Off-road bukan sekadar hobi, tetapi sarana untuk mengabdi."l
Ia memaparkan bahwa IOF secara rutin bergerak di bidang kemanusiaan, SAR, dan penanggulangan bencana. Setiap enam bulan sekali, para anggota mendapatkan pelatihan khusus bersama Basarnas dan BPBD untuk mengasah kemahiran mengemudi di medan ekstrem saat terjadi bencana.
"Bukti nyata telah kita tunjukkan saat bencana di Tapanuli dan Aceh akhir tahun lalu. IOF Jawa Tengah mengirimkan relawan terbanyak, dan hingga hari ini masih ada anggota kita yang membantu membangun hunian sementara di sana," tegas Rommel.
Dewan Pengawas IOF Pusat, Hardjanto (Ki Lurah Off-road), berpesan agar kepengurusan baru ini terus bersinergi dengan berbagai instansi di Purworejo, khususnya dalam bidang pariwisata dan ketahanan pangan.
Ia mengingatkan para anggota untuk memegang teguh slogan: ***"Sek penting tandang, ora perlu kondang"(Yang penting bekerja/bertindak, tidak perlu terkenal).
Pemerintah Kabupaten Purworejo, melalui Kepala Dinporapar Bangun Erlangga Ibrahim yang mewakili Bupati Yuli Hastuti, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.
"IOF sudah teruji dan terbukti peduli di bidang kemanusiaan.
Kami berharap IOF terus menjadi wadah yang mempererat kebersamaan dan berperan aktif membantu masyarakat, terutama dalam mengantisipasi kekeringan dan bantuan sosial lainnya di wilayah Purworejo," pungkas Bangun.
Susunan Pengurus Inti IOF Purworejo 2025-2029:
-;Pelindung: Bupati Purworejo, Kapolres Purworejo, Dandim 0708/Purworejo, Hardjanto (Ki Lurah Off-road).
-;Dewan Penasehat: Muh Mustofa, Normansyah Alami, Triyanto.
- Ketua: Djihan Hutama Hardjanto.
- Sekretaris: Teguh Saryono.
-:Wakil Sekretaris: Ajeng Laras Wulandari.
- Bendahara: Kusno.
Supriyono








.gif)

Posting Komentar