Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.
Kedatangan Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen disambut hangat oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, Dandim 0731/Klp Letkol Inf Dyan Niti Sukma, Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, serta anggota DPRD dan pejabat terkait lainnya.
Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran Tim Wasev. Ia menegaskan bahwa soliditas Forkopimda Kulon Progo sepenuhnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat. Kehadiran TNI di tengah warga dinilai mampu mempererat rasa kebersamaan dan membangkitkan semangat gotong royong dalam pembangunan daerah.
Dandim 0731/Klp, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, memaparkan bahwa pemilihan Kalurahan Sidorejo didasarkan pada kebutuhan mendesak masyarakat. Fokus utama pembangunan meliputi akses transportasi pertanian dan akses menuju objek wisata Kedung Ingas dan Museum Pawukon.
Beberapa capaian yang ditargetkan dalam program ini antara lain:
- Pembangunan rabat beton jalan sepanjang 1.200 meter, pembuatan talud, rehabilitasi dua unit masjid, dan pembangunan prasasti.
- Program Unggulan TNI AD: Reh
abilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan 5 unit MCK, dan pembuatan 5 titik sumur bor untuk ketersediaan air bersih.
- Sosialisasi mengenai wawasan kebangsaan, pencegahan narkoba, keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pencegahan "klitih", pengendalian sampah, hingga penyuluhan kesehatan hewan dan manusia.
Dalam arahannya, Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen menekankan bahwa TMMD adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi dalam menghadapi tantangan musim kemarau, terutama dalam optimalisasi sumber daya air untuk konsumsi warga dan sektor pertanian.
Aster Kasad juga mengungkapkan kolaborasi strategis dengan kementerian terkait, seperti Kementerian ATR/BPN untuk program RTLH, serta mendukung program pembangunan jembatan dari Presiden Prabowo Subianto guna memastikan aksesibilitas pendidikan dan ekonomi di wilayah terpencil tetap terjaga tanpa risiko tinggi bagi warga.
Kegiatan kunjungan diakhiri dengan peninjauan langsung ke beberapa lokasi proyek, di antaranya pembuatan sumur bor di Masjid Al Ma'ruf Padukuhan Senden, pembangunan RTLH milik Bapak Tupon di Padukuhan Diran, serta pembangunan talud di Padukuhan Kwarakan. Pengawasan ini dilakukan secara ketat guna menjamin kualitas pembangunan yang bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat Kulon Progo.
Red//Pendim0731








.gif)

.jpg)
Posting Komentar