KULON PROGO –MNnews // Memasuki minggu-minggu krusial, semangat gotong royong menyelimuti Kalurahan Sidorejo. Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026 Kodim 0731/Kulon Progo bersama warga setempat terus memacu pengerjaan rabat beton jalan, khususnya di titik Padukuhan Jurug, Senin (4/5/2026).
Pembangunan infrastruktur jalan ini merupakan sasaran fisik utama dalam program TMMD tahun ini, yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat di wilayah Kapanewon Lendah.
Bati Bakti TNI Kodim 0731/Kulon Progo, Pelda Yuli Haryo Saputro, menjelaskan bahwa total target pembangunan rabat beton mencakup jalan sepanjang 1.200 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 meter. Proyek ini terbagi di tiga wilayah padukuhan strategis dengan rincian sebagai berikut:
- Padukuhan Senden | 92,5 m, 246,5 m, dan 161 m | 500 Meter |
- Padukuhan Karang | 100 m | 100 Meter |
- Padukuhan Jurug | 600 m | 600 Meter |
- Total Keseluruha 1.200 Meter.
Pengerjaan di Padukuhan Jurug menjadi fokus besar mengingat volume pekerjaannya yang mencapai 600 meter atau setengah dari total target keseluruhan.
Pelda Yuli menegaskan bahwa Satgas dan masyarakat berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh proyek tepat waktu.
"Anggota Satgas TMMD Reguler bersama masyarakat terus kobarkan semangat gotong royong dengan satu tujuan: tuntaskan seluruh pembangunan baik fisik maupun non-fisik sebelum berakhirnya kegiatan TMMD pada 21 Mei 2026 mendatang," ujar Pelda Yuli.
Program TMMD Reguler ke-128 ini diharapkan tidak hanya memberikan akses jalan yang lebih layak, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan jalan yang kokoh, distribusi hasil bumi dan mobilitas warga di Kalurahan Sidorejo diyakini akan semakin lancar, sekaligus memangkas biaya transportasi logistik di wilayah tersebut.
Red








.gif)


Posting Komentar