Wujudkan Kepedulian Sosial, KUA Pengasih dan PKH Gelar Program "SIKAP BAIK" di Sendangsari


 Kulon Progo –MNnews //  Kolaborasi lintas sektor kembali ditunjukkan melalui program SIKAP BAIK (Sinergi KUA dan PKH: Berdaya, Agamis, Inklusif). Kegiatan yang menggabungkan pendampingan sosial dan pembinaan spiritual ini dilaksanakan pada Kamis (16/04/26) bertempat di kediaman Ibu Kamidah, Blubuk RT 047/RW 024, Sendangsari, Pengasih.


Hadir sebagai pelaksana lapangan dalam kegiatan tersebut adalah Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Musodiqin, S.Sos., dan Mukhyidin, S.Kom., serta Pendamping PKH, Irvansyah Very Putra. Sinergi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengenai hak sosial sekaligus kewajiban spiritual mereka.

Menanggapi kegiatan ini, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I, M.S.I, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kolaborasi tersebut. Beliau menegaskan bahwa peran KUA saat ini tidak hanya sebatas urusan administrasi nikah, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi dan mental masyarakat. "Program SIKAP BAIK ini adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa penerima manfaat PKH tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan spiritual yang kuat melalui bimbingan penyuluh agama," ujar Rangga dalam pesan singkatnya. 

Dalam sesinya, Irvansyah Very Putra menjelaskan bahwa PKH merupakan bantuan sosial bersyarat dari Kementerian Sosial RI sesuai Permensos Nomor 1 Tahun 2018. Sementara itu, Muhammad Musodiqin memberikan penguatan dari sisi religius mengenai keajaiban sedekah. "Islam mengajarkan untuk peduli terhadap kebutuhan sesama. Sedekah adalah ibadah horizontal yang menjaga keseimbangan sosial," ungkap Musodiqin. Ia juga memotivasi warga dengan kalimat, "Ma naqoso maalul bi sodaqoti bal yazdad, bal yazdad, bal yazdad" yang berarti harta tidak akan berkurang karena sedekah, melainkan justru akan bertambah.

Membangun Masyarakat Berdaya
Melalui kegiatan SIKAP BAIK ini, diharapkan masyarakat di wilayah Pengasih, khususnya di Dusun Blubuk, dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri secara ekonomi, taat secara agamis, serta memiliki kepedulian inklusif terhadap lingkungan sekitarnya.

Muhammad Musodiqin

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama