Sinergi Pendamping PKH dan KUA Pengasih: Edukasi Sanitasi hingga Hakikat Syukur di Margosari

Kulon Progo – MNnews// Warga Kalipetir Lor, khususnya Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), berkumpul di rumah salah satu warga RT 35 Margosari pada Selasa (14/04) untuk mengikuti pertemuan rutin. Agenda kali ini menggabungkan edukasi praktis mengenai kesejahteraan sosial dengan penguatan mental spiritual.

Mengawali kegiatan, Patmisiwi Untari, S.H., memberikan pemaparan komprehensif mengenai Sanitasi Berbasis Masyarakat (SBM). Beliau menekankan bahwa kesehatan keluarga sangat bergantung pada kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat di tingkat rumah tangga.

Selain masalah kesehatan, Patmisiwi juga memberikan pemutakhiran informasi terkait administrasi bantuan sosial (bansos). Hal ini bertujuan agar para anggota KPM tetap tertib administrasi dan memahami setiap regulasi terbaru yang berlaku, sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan tepat sasaran.

Melanjutkan sesi tersebut, Penyuluh Agama dari KUA Pengasih, Luazizah, S.H.I, hadir untuk memberikan siraman rohani. Dalam materinya, Luazizah mengajak seluruh yang hadir untuk senantiasa menanamkan rasa syukur yang mendalam. Penjabaran materi ditekankan pada konsep rezekyang luas dan tidak melulu soal uang. "Ibu-ibu, rezeki itu tidak hanya berupa uang atau bantuan materi. Badan yang sehat, waktu yang luang untuk berkumpul, hingga anak-anak yang tumbuh dengan baik adalah rezeki yang besar. Jika kita mampu mensyukuri rezeki dalam bentuk lain ini, maka hati akan merasa lebih tenang dan cukup," jelasnya.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I, M.S.I, memberikan apresiasi atas jalannya kegiatan ini. Melalui pesan singkat, beliau menyampaikan pesan penting bagi seluruh peserta: "Sinergi antara pendamping sosial dan penyuluh di lapangan adalah langkah nyata untuk membangun keluarga yang tangguh. Melalui pemahaman syukur, kita ingin warga memiliki mentalitas yang positif dalam menghadapi tantangan hidup. Semoga materi yang disampaikan memberikan manfaat dunia dan akhirat bagi warga Margosari khusunya warga Kalipetir Lor tersebut" ungkap Rangga. 

Kegiatan berlangsung hangat dan ditutup dengan sesi diskusi mengenai pengelolaan lingkungan serta doa bersama untuk keberkahan lingkungan Kalipetir Lor.

Muhammad Musodiqin

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama