Kulon Progo – MNnews // Di tengah masih ada nuansa lebaran, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Munawir, S.Ag., melaksanakan penyuluhan keagamaan bagi warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Ibu Walgiyem, dusun Kopok Wetan, Tawangsari, Pengasih pada Rabu(08/04/26) jam11.00 WIB dengan mengangkat tema
", Menata hati untuk menata ekonomi keluarga dengan memenej keinginan, rajin menabung dan berhati- hati dalam berhutang", jelas Munawir di hadapan para anggota PKH.
Menabung sebaiknya diusahakan di awal mendapat penghasilan sedang berhutang adalah pilihan terakhir.
Ketika memutuskan hutang harus mengukur kemampuan dan berniat membayarnya.
Sebagai Pendamping dari PKH hadir Ibu Emi Listiawati, S.Pd yang turut membersamai pertemuan itu dan merekapitulasi dan memastikan sampainya bantuan sosial kepada yang berhak, memotivasi untuk menabung dan menyampaikan berbagai kebijakan mutakhir dari PKH.
Menanggapi kolaborasi antara Penyuluh Agama dan program PKH ini, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I, M.S.I, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Beliau menegaskan pentingnya asupan spiritual bagi penguatan ekonomi keluarga: "Kami sangat mendukung sinergi antara penyuluh dengan pendamping PKH. Ketahanan ekonomi harus dibarengi dengan ketahanan mental dan spiritual. Dengan meningkatnya ketakwaan setelah Ramadhan, keluarga-keluarga kita di Pengasih diharapkan tidak hanya kuat secara finansial, tetapi juga memiliki jiwa yang tenang dan ridha terhadap ketetapan Allah."
Peserta Kegiatan pendampingan cukup antusias dengan menanggapi materi yang disampaikan pemateri.
Muhammad Musodiqin








.gif)

Posting Komentar