Nasional – MNnews // Warga di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Lampung, Jawa, dan wilayah sekitar Indonesia, dikagetkan dengan penampakan cahaya terang yang melintas di langit pada Sabtu malam, 4 April 2026, sekitar pukul 19.00 hingga 19.50 WIB.
Fenomena tersebut diduga kuat merupakan space debris atau puing antariksa sisa roket maupun satelit yang terbakar saat memasuki atmosfer bumi, bukan meteor ataupun komet.
Dikutip dari BMKG, objek tersebut terpantau jelas di sejumlah wilayah, mulai dari Bengkulu, Lampung, sebagian Sumatera Selatan, hingga pesisir utara Pulau Jawa.
Secara karakteristik, benda tersebut melesat dengan kecepatan tinggi disertai jejak cahaya terang, kemudian terpecah menjadi beberapa bagian atau mengalami fragmentasi. Pergerakannya juga terpantau lebih lambat dibandingkan meteor pada umumnya.
Dr. Annisa Novia Indra Putri, S.Si., M.Si.. Kepala Pusat Observatorium Astronomi ITERA Lampung menduga objek tersebut merupakan bagian dari roket China jenis Long March 3B atau CZ-3B R/B yang kembali memasuki atmosfer bumi.
Meski sempat memicu kekhawatiran masyarakat, BMKG memastikan bahwa fenomena ini tidak berbahaya. Sampah antariksa umumnya akan terbakar habis saat memasuki atmosfer sebelum mencapai permukaan bumi.
Peristiwa ini pun dengan cepat menjadi viral di media sosial. Hingga saat ini, tim ahli masih melakukan analisis lanjutan untuk memastikan ukuran serta jenis objek secara lebih rinci.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta untuk selalu mengacu pada informasi resmi dari BMKG maupun lembaga astronomi terkait.
Haris Pranatha, C. PFW., C. MDF








.gif)

Posting Komentar