Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads ' alt='Header Ads'/> Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads Header Ads

Nelayan Hilang di Perairan Sepulu Bangkalan Ditemukan Meninggal Dunia


 BANGKALAN – MNnews // Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Andi Yuswandi (38), nelayan asal Dusun Pesisir, Desa Sepulu, Kabupaten Bangkalan, dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (1/3). Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari perahunya saat sedang menjaring ikan di perairan setempat sejak Kamis lalu.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Nanang Sigit P. H., menjelaskan bahwa penemuan jasad korban terjadi pada hari kedua operasi pencarian sekitar pukul 08.27 WIB. Korban ditemukan oleh nelayan setempat pada koordinat $6^\circ53'32''S$ $113^\circ8'36''E$, atau berjarak sekitar 20 kilometer dari lokasi awal penemuan perahunya. Setelah ditemukan, tim gabungan segera mengevakuasi jenazah Andi untuk dibawa ke rumah duka guna proses penanganan lebih lanjut oleh pihak keluarga.

Peristiwa memilukan ini bermula ketika korban berangkat melaut pada Kamis (26/2) siang. Meski sempat pulang ke rumah, Andi memutuskan kembali ke laut untuk melanjutkan pekerjaannya, namun ia tidak kunjung kembali hingga keesokan harinya. Kecurigaan warga menguat setelah para nelayan menemukan perahu milik korban dalam kondisi terbalik tanpa ada tanda-tanda keberadaan pria tersebut di lokasi, yang kemudian segera dilaporkan kepada Kantor SAR Surabaya pada Sabtu pagi.

Merespons laporan tersebut, tim rescue dari Pos SAR Sumenep dikerahkan ke lokasi untuk memimpin pencarian bersama unsur gabungan dari BPBD Bangkalan, TNI/Polri, KUPP Telaga Biru, PMI, serta dibantu masyarakat sekitar. Dengan ditemukannya korban, Nanang Sigit selaku *SAR Mission Coordinator* (SMC) secara resmi menyatakan operasi SAR ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR serta nelayan dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan operasi ini,” ujar Nanang dalam keterangan resminya setelah proses evakuasi selesai dilakukan.

Priska

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama