55 // Telah beredar informasi yang menyebutkan diduga Bos Atiam dan Jumadi di Nanga Pinoh bisnis togel besar- besaran di wilayah nanga pinoh melawi , serta adanya dugaan keterlibatan jumadi . Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh yang bersangkutan, dirinya meminta agar pemberitaan tidak digiring ke arah fitnah tanpa bukti yang kuat.
Ia juga menegaskan, informasi soal keterlibatan dirinya sebagai pelaku bisnis togel hanyalah isu liar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Ia menilai, dan juga menyampaikan tuduhan yang menyebut diriya bisnis togel justru dapat menimbulkan fitnah dan memperkeruh suasana di tengah masyarakat.
“Jadi saya melihat isu ini terlalu digoreng dan berlebihan. Tuduhan terhadap orang lain tanpa bukti jelas bisa merusak nama baik orang lain maupun institusi dan membuat kepercayaan publik terhadap media goyah.
Atiam mengajak seluruh pihak, termasuk awak media maupun warga, agar lebih bijak dalam menyampaikan informasi. Menurutnya, tuduhan yang tidak terverifikasi dan komfirmasi itu hanya akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat umum,jadi tidak benar dan hoax terkait pemberitaan bisnis togel itu. Kalau memang ada bisnis jual togel tunjukkan dengan bukti yang valid, bukan hanya sekadar opini atau gosip, di pemberitaan,” tegasnya.
Kepada wartawan
Selasa,10/02/26.
Ia juga mengingatkan bahwa isu perjudian, terkadang seringkali juga dimanfaatkan, pihak tertentu untuk kepentingan tertentu, termasuk menjatuhkan citra orang lain, oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak mudah selalu percaya dengan informasi yang tidak jelas sumber maupun kebenarannya.
Dengan adanya bantahan ini, masyarakat berharap agar pemberitaan mengenai dugaan bisnis togel terhadap dirinya dapat disikapi secara proporsional dan berimbang, tanpa menyudutkan orang lain institusi tertentu sebelum ada bukti hukum yang sah dan akurat", tutupnya
Aliminho Kaperwil Kalbar








.gif)

Posting Komentar