Gunungkidul, MNnews | Personil Anggota TNI, POLRI, dibantu dari Banser, Tagana, pejabat Kapanewon dipimpin oleh Panewu Anom, Pamong Kalurahan serta masyarakat Bungmanis, Pucanganom, mengadakan kegiatan gotong - royong membersihkan puing - puing rumah yang semalem terbakar habis dilalap api. Rumah milik Parwanto warga Bungmanis RT 03/05, Pucanganom, Rongkop, Gunungkidul, ludes tanpa sisa dilalap api pada minggu malam 6 April 2025 sekira pukul 22:30 WIB.
Peristiwa kebakaran rumah milik Parwanto terjadi tengah malam saat warga sudah pada tidur. Sehingga kobaran api yang melalap bangunan rumah beratap kayu, bambu dan asbes ini tidak bisa di kendalikan, apalagi peralatan yang digunakan hanya manual dan seadanya. Pihak Pemadam Kebakaran dari Wonosari yang datang kelokasi, sampai di tempat kejadian api sudah hampir padam hanya tinggal bara api dari kayu serta perkakas lainya yang mudah terbakar.
Guna membantu korban, pagi harinya, Senin 7 April 2025 dari aparat Kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Rongkop, AKP, Wasdiyanto, S.H, Bhabhinsa dan Bhabinkamtibmas dibantu Banser, Tagana, Pamong Kalurahan serta masyarakat setempat bergotong - royong membersihkan puing - puing sisa bangunan kayu yang terbakar. Tidak ada sisa sedikitpun, dari bangunan rumah se isinya, termasuk kendaraan bermotor Yamaha Mio, TV, lemari es, surat - surat berharga, palawija uhasil panen dan semua isi dalam rumah habis terbakar. Hingga kerugian ditaksir sekitar 50 juta lebih.
Parwanto sendiri beserta anak istri pada saat kejadian tidak ada dirumah, karena bekerja di Jogjakarta.
Lurah Kalurahan Pucanganom, Surawan yang dimintai keterangnya oleh awak media mengatakan, untuk pagi ini, dari pihak Polsek, Koramil bersama Pamong Kalurahan, warga masyarakat di bantu dari Banser, Tagana dan relawan telah mengadakan kerja bakti, gotong - royong di tkp untuk membersihkan material bangunan rumah yang terbakar. Selain itu kami dari pihak Pemerintah Kalurahan sementara memberikan bantuan logistik baik sembako maupun kebutuhan lain. Sementara untuk pemulihan bangunan rumah yang terbakar, rencana di carikan bantuan dari Baznas.
Keluarga korban juga menerima bantuan sembako atau logistik pangan dari Polsek Rongkop, dari KSB Gumbregah Kalurahan Petir, masyarakat dan dari pihak - pihak lain yang peduli.
Senin pagi 7 April 2025 pihak Inafis Polres Kabupaten Gunungkidul telah melakukan olah tkp untuk menemukan sebab - sebab terjadinya kebakaran. Hinggs berita ini diturunkan, besar kemungkinan kebakaran terjadi dari akibat konsleting listrik.
Adapun Parwanto selaku korban, saat diwawancara mengatakan, dirinya bersama istri dan anak - anak memang tidak berada di rumah, masih bekerja di Jogja, bahkan istrinya sudah seminggu yang lalu, sebelum hari raya Idul Fitri juga bekerja di Jogja. Sehingga ketika rumahnya dilalap sijago merah, rumah dalam keadaan kosong.
Kami mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari semua pihak dan mohon maaf atas kesalahan kami sekeluarga. Kepada sahabat - sahabat Banser Rongkop yang telah membantu kerja bakti, kami juga berterimakasih sekali. Korban yang kebetukan juga anggota Banser Rongkop, sangat merasa terbantu atas musibah yang dialami. Hingga siang ini, semua pihak yang membantu masih dilokasi untuk mendirikan tenda sementara untuk tinggal keluarga korban. Harapan korban maupun masyarakat segera ada bantuan untuk bangunan rumah yang saat ini tinggal banungan tembok dari batako saja. Sebab semua material bangunan yang terbuat dari kayu, bambu dan asbes sudah ludes terbakar tidak ada sisa sama sekali.
Bahkan semua isi rumah ,baik alat - alat elektronik, sepeda motor, pakaian, hasil panen, surat - surat berharga lainya juga hangus jadi abu.
( Penulis : Wajiyo )








.gif)

Posting Komentar