BLITAR – MNnews //Dua orang santri dilaporkan terseret ombak saat berwisata di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, pada Kamis (11/6/2026) pagi. Hingga sore ini, satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu korban lainnya masih dalam proses pencarian.
Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saeful Muheni, membenarkan terjadinya kecelakaan laut tersebut. Ia menjelaskan bahwa kedua korban merupakan rombongan santri dari Pondok Muhammadiyah Markas Qurani, Kediri, yang tengah berlibur di kawasan pantai tersebut.
"Benar, telah terjadi laka laut di Pantai Pangi wilayah Desa Tumpakkepuh pagi tadi. Korban merupakan santri yang sedang melaksanakan kegiatan wisata bersama rombongannya," ujar Saeful, Kamis (11/6/2026).
Menurut penjelasan Saeful, peristiwa bermula ketika kedua korban sedang beraktivitas di bibir pantai. Tiba-tiba, ombak besar datang dan langsung menyeret tubuh keduanya ke tengah laut.
Warga dan petugas yang berada di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan. Alhasil, satu korban berhasil diselamatkan dari gulungan ombak, namun satu korban lainnya telanjur hanyut dan hilang terbawa arus.
Hingga Kamis sore, upaya pencarian terhadap satu korban yang hilang masih terus diupayakan secara intensif. Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur posko keamanan setempat. Personel yang terlibat yaitu TNI, Polri, BPBD Kabupaten Blitar, relawan Keamanan Laut Terpadu (Kamladu), serta nelayan setempat.
Fokus operasi yang dilakukan adalah menyisir area sekitar lokasi kejadian dan memantau pergerakan arus laut. Menyikapi peristiwa ini, pihak Kepolisian Resort Blitar mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Kami meminta para wisatawan agar selalu waspada terhadap potensi ombak tinggi dan arus laut yang kuat. Patuhi rambu larangan yang ada demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkas Saeful.
Priska
Tags:
LAKA LANT





